Suara.com - Baru-baru ini kewaspadaan dunia terkait pandemi Covid-19 meningkat sejak ditemukannya varian Omicron di Afrika Selatan. Menyusul hal tersebut, Pusat Pencegahan dan
Mereka mengatakan setiap orang dewasa AS sekarang harus mendapatkan suntikan ekstra karena varian Omicron.
CDC sebelumnya mengatakan bahwa meski setiap orang dewasa memenuhi syarat untuk booster, hanya mereka yang berusia 50 tahun ke atas dan mereka yang berusia 18 tahun ke atas dalam perawatan jangka panjang yang benar-benar harus benar-benar mendapatkannya.
Tetapi mengingat kekhawatiran yang meningkat atas Omicron, CDC sekarang mengatakan bahwa setiap orang di atas 18 tahun “harus” mendapatkan booster. Demikian seperti dikutip dari NY Post.
"Hari ini, CDC memperkuat rekomendasinya pada dosis booster untuk individu yang berusia 18 tahun ke atas," kata Direktur CDC Rochelle Walensky dalam sebuah pernyataan.
“Kemunculan varian Omicron belakangan ini semakin menegaskan pentingnya vaksinasi, booster, dan upaya pencegahan yang diperlukan untuk melindungi diri dari COVID-19,” ujarnya.
Badan tersebut mengatakan orang dewasa harus mencari suntikan booster enam bulan setelah dosis kedua Moderna dan Pfizer mereka atau dua bulan setelah suntikan Johnson & Johnson.
Walensky mencatat bahwa data awal dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa jenis baru sangat menular dan para ilmuwan masih mengukur efektivitas vaksin yang ada dalam memerangi varian baru.
Dia mendorong siapa pun yang merasa sakit untuk dites virus corona dan mengatakan bahwa peningkatan skrining akan membantu pejabat mengidentifikasi potensi kehadiran Omicron di AS.
Baca Juga: Hadapi Varian Omicron, Menteri Kesehatan Negara G7 Gelar Pertemuan Darurat
CDC mengulangi seruannya untuk terus menggunakan masker dan vaksinasi umum dalam perang melawan COVID-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya