Suara.com - Kram merupakan kondisi kejang otot yang bisa dialami siapa saja, dalam kondisi apa saja. Tak hanya yang gemar berolahraga, namun bahkan pada saat Anda tidur sekalipun. Kaki kram saat tidur tentu jadi hal yang sangat mengganggu, karena bisa membuat kualitas tidur menurun.
Ada beberapa penyebab dan cara mengatasi kaki kram saat tidur ini. Semuanya bisa Anda temukan di poin-poin singkat di bawah ini.
Penyebab Kaki Kram Saat Tidur
Karena berkaitan dengan otot di kaki, maka ini beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kram saat tidur.
1. Posisi Duduk Tidak Benar
Kebiasaan duduk dalam jangka waktu yang lama tak hanya meningkatkan resiko ambeien, tapi juga kram pada saat tidur. terlebih jika posisi duduk yang Anda gunakan salah, misalnya dengan kaki menyilang atau terlalu banyak tekanan pada kaki.
2. Kurang Bergerak
Pola hidup yang malas bergerak bisa jadi penyebab mengapa kaki kram saat tidur. Otot kaki jadi jarang digunakan, tidak mengalami kontraksi atau relaksasi, dan lama kelamaan menjadi kaku. Ini jadi penyebab munculnya kejang otot saat Anda tidur.
3. Olahraga yang Terlalu Intens
Baca Juga: 3 Penyebab dan Cara Mengatasi Kram Kaki saat Bangun Tidur
Tidak olahraga dapat memicu kram, demikian pula dengan olahraga yang terlalu intens. Jadi pastikan Anda berolahraga dengan porsi yang cukup dan proporsional. Jangan lupa lakukan pemanasan sebelum olahraga, dan pendinginan setelah olahraga selesai.
Dan beberapa penyebab lain yang bisa berefek pada bagian kaki atau otot betis.
Lalu Bagaimana Solusinya?
Sebenarnya solusi paling mudah adalah dengan membiasakan olahraga rutin secara teratur, sehingga kondisi otot dan tubuh selalu prima. Beberapa solusi yang bisa Anda terapkan adalah sebagai berikut.]
Pertama, ketika kram terjadi, segera terbangun dan coba pijat dengan kedua tangan Anda. Tujuannya agar otot yang terasa kaki bisa lebih rileks.
Kedua, adalah dengan melakukan peregangan otot secara berkala ketika beraktivitas. Tujuannya agar otot tidak terlalu kaku dan kejang di malam hari saat Anda sedang istirahat.
Berita Terkait
-
Kenapa Kaki Kram Saat Lari dan Bagaimana Mengatasinya? Ini Kata Dokter Tirta
-
5 Cara Mengatasi Kram Kaki dengan Obat Alami yang Ampuh dan Terbukti
-
4 Manfaat Minyak Telon untuk Anak: Melindungi Gigitan Serangga hingga Meredakan Kembung
-
Awas Terganggu! Ini 4 Tips Mencegah Terjadinya Kram Otot saat Bercinta
-
Stiff Person Syndrome: Gejala, Penyebab dan Bahaya Penyakit Langka Celine Dion yang Bisa Diderita di Usia 30 Tahun
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic