Suara.com - Pernahkah Anda mendengar istilah HPV? HPV adalah singkatan untuk Human Papillomavirus, yang merupakan virus DNA yang dapat menginfeksi manusia pada bagian kulit dan selaput lendir. HPV merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang paling umum. Banyak orang dengan HPV tidak menunjukkan gejala apa pun namun masih bisa menulari orang lain melalui kontak seksual.
Nah, agar dapat meningkatkan kesadaran pada risiko ini, Anda bisa menyimak tiga bagian pembahasannya. Mulai dari gejala, penyebab, dan pengobatan yang bisa dilakukan, berikut penjelasannya dalam ulasan singkat.
Apa Gejala ketika Terjangkit HPV?
Ada beberapa gejala yang paling sering tampak. Diantaranya adalah sebagai berikut :
- Munculnya kutil di area kelamin dan kulit. Rasanya sangat gatal dan tak nyaman, hingga ketika sudah cukup parah menjadi nyeri.
- Muncul gejala serupa dengan kanker serviks, seperti keputihan berbau tak sedap, rasa nyeri saat berhubungan intim, pendarahan tidak teratur, dan pendarahan setelah menopause.
- Pada tipe HPV 16 dan 18, bisa muncul kanker rongga mulut yang disebabkan karena seks oral. Gejalanya seperti bercak putih atau merah pada mulut, kebas wajah, hingga sakit tenggorokan.
Pemicu Terjadinya HPV pada Seseorang
Sebenarnya karena HPV merupakan virus, jadi faktor utamanya adalah dari luar. Artinya seorang bisa terkena HPV ketika tertular dari orang lain, saat melakukan kontak fisik atau pertukaran cairan tubuh.
Pada kasus lain HPV juga dapat menular dari ibu hamil yang mengidapnya, kepada bayi yang lahir secara normal. Infeksi HPV biasanya muncul pada saluran pernapasan atas si bayi.
Selain melakukan hubungan seksual secara aman dengan menggunakan kondom dan tak berganti pasangan, Anda juga direkomendasikan untuk selalu menggunakan alas kaki ketika datang ke tempat umum untuk mengurangi rIsiko terjangkitnya virus HPV ini.
Pengobatan yang Bisa Dilakukan
Baca Juga: Hits: Tidur Bisa Menurunkan Kemampuan Kognitif, Vaksinasi HPV untuk Anak Kelas 5 dan 6 SD
Idealnya pada gejala awal seperti kutil, pengobatan dapat dilakukan dengan obat oles atau pembedahan. Tentu, obat oles ini sebaiknya adalah rekomendasi dari dokter spesialis yang sudah melakukan pemeriksaan intensif.
Pada kanker serviks dan kanker rongga mulut, pengobatan yang dilakukan berupa operasi, radiasi, serta kemoterapi, untuk membantu menghilangkan sel kanker.
Sebisa mungkin jangan sampai Anda menggaruk dan menyabuni area-area yang gatal, terutama di kemaluan, secara berlebihan. Kompres dengan air dingin, dan segera konsultasikan ke dokter spesialis yang Anda percaya.
HPV adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja yang tidak cermat dalam menjaga interaksinya. Jadi, senantiasa jaga diri Anda dengan menjaga kebersihan dan memeriksakan diri secara berkala untuk memastikan kondisi kesehatan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?