Suara.com - Varian Omicron telah memindahkan pandemi Covid-19 ke fase baru dan dapat membuatnya berakhir di Eropa, kata direktur WHO Eropa, Minggu.
"Masuk akal bahwa kawasan itu bergerak menuju semacam akhir pandemi," kata Hans Kluge dikutip dari France 24.
Ia menjelaskan bahwa saat gelombang omicron yang melanda Eropa saat ini mereda, akan ada beberapa minggu dan bulan kekebalan global, baik berkat vaksin atau karena orang memiliki kekebalan karena infeksi.
"Kami mengantisipasi akan ada masa tenang sebelum Covid-19 kembali menjelang akhir tahun, tetapi belum tentu pandemi kembali," kata Kluge.
Ilmuwan top AS Anthony Fauci menyatakan optimisme serupa pada hari Minggu, mengatakan kepada acara bincang-bincang ABC News "This Week" bahwa dengan kasus Covid-19 turun "agak tajam" di beberapa bagian Amerika Serikat, "segalanya terlihat baik".
Sambil memperingatkan agar tidak terlalu percaya diri, dia mengatakan bahwa jika ada penurunan baru-baru ini dalam jumlah kasus di daerah-daerah seperti timur laut AS berlanjut.
"Saya yakin Anda akan mulai melihat perubahan haluan di seluruh negeri".
Kantor regional WHO untuk Afrika juga mengatakan pekan lalu bahwa kasus Covid telah turun drastis di wilayah itu dan kematian menurun untuk pertama kalinya sejak gelombang keempat virus yang didominasi Omikron mencapai puncaknya.
Varian lain masih bisa muncul
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Penurunan Kasus Positif Terjadi di Eropa dan Afrika, Bagaimana Asia?
Varian Omicron, yang menurut penelitian lebih menular daripada Delta tetapi umumnya menyebabkan infeksi yang tidak terlalu parah di antara orang yang divaksinasi.
Kondisi ini telah meningkatkan harapan yang telah lama ditunggu-tunggu bahwa Covid-19 mulai beralih dari pandemi ke penyakit endemik yang lebih mudah dikelola seperti flu musiman. .
Namun Kluge mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mempertimbangkan endemik Covid-19.
"Ada banyak pembicaraan tentang endemik tetapi endemik berarti ... bahwa adalah mungkin untuk memprediksi apa yang akan terjadi. Virus ini telah mengejutkan (kami) lebih dari sekali sehingga kami harus sangat berhati-hati," kata Kluge.
Dengan penyebaran Omicron yang begitu luas, varian lain masih bisa muncul, ia memperingatkan.
Komisioner Eropa untuk Pasar Internal, Thierry Breton, yang laporan singkatnya mencakup produksi vaksin, mengatakan pada hari Minggu bahwa akan memungkinkan untuk mengadaptasi vaksin yang ada ke varian baru apa pun yang mungkin muncul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga