Suara.com - Sebuah penelitian baru yang terbit dalam Annals of Family Medicine menemukan sebagian besar kaum muda tidak menyadari risiko tertular infeksi menular seksual atau IMS.
Karenanya, menurut peneliti dari Universitas Michigan, pendidikan tentang oral seks sangat penting. Terlebih praktik seksual satu ini sudah sangat umum.
Banyak IMS ditularkan lewat seks oral, seperti herpes, gonore, klamidia, sifilis, HIV dan human papillomavirus (HPV).
Dalam studi ini, peneliti mengandalkan sampel nasional lebih dari seribu remaja dan dewasa muda usia 14 hingga 24 tahun.
Sebagian besar peserta mengetahui bahwa IMS dapat ditularkan melalui seks oral. Namun, mereka tidak memahami seberapa berisikonya aktivitas tersebut tanpa perlindungan, lansir The Coversation.
"Mereka sering menganggap tindakan tersebut kurang berisiko daripada seks vaginal, dengan sebagian besar menganggap peringkat risiko seks oral tanpa pelindung sebagai rendah hingga sedang," jelas peneliti Tammy Chang.
Padahal, oral seks dapat menularkan penyakit HPV yang belum ada obatnya. Infeksi ini juga merupakan faktor risiko utama kanker kepala dan leher rahim (serviks).
Peneliti mengungkap banyak peserta mengatakan kurangnya pendidikan seksual yang komprehensif dan inklusif sebagai alasan mereka tidak menggunakan perlindungan.
Beberapa peserta menyarankan bahwa menormalkan penggunaan pelindung selama seks oral di media akan menyebabkan banyak kaum muda menggunakan pelindung selama seks oral.
Namun, peneliti mengaku belum menentukan metode pendegahan IMS mana yang paling mudah diakses dan diterima kaum muda.
"Kemungkinan yang paling menjanjikan adalah pendidikan seks komprehensif dan infklusif, tersedia di mana kaum muda dapat dengan mudah mengaksesnya," tandas peneliti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!