Suara.com - Ketegangan antara Rusia dan Ukraina semakin meningkat. Pakar kesehatan pun menyuarakan keprihatinannya.
Organisasi Dokter Internasional untuk Pencegahan Perang Nuklir (IPPNW) memperingatkan kemampuan militer NATO dan Rusia jika situasi saat ini semakin ketat.
Menurut organisasi tersebut, baik NATO maupun Rusia memiliki doktrin militer yang memungkinkan penggunaan senjata nuklir taktis.
Misalnya, satu senjata nuklir 100 kiloton yang meledak di Kremlin dapat membunuh seperempat juta orang, sebagaimana dilansir News10.
IPPNW menyerukan AS untuk bekerja dengan semua negara bersenjata untuk melucuti senjata nuklir.
"Ini adalah sesuatu yang kita butuhkan jika peradaban kita ingin bertahan. Orang-orang yang mengatakan kita dapat mempertahankan persenjataan nuklir yang sangat besar ini selamanya, adalah orang-orang yang hidup di dunia fantasi," kata Ira Helfand dari IPPNW.
Bahkan, menurut Washington Physicians for Social Responsibility, setiap sistem senjata nuklir dapat merusak kesehatan manusia.
Sebagai contoh, pemboman di Hiroshima dan Nagasaki menyebabkan total kematian 340.000 orang pada 1950.
Efek kesehatan dari ledakannya adalah kebutaan, tuli, dan cedera lainnya, seperti organ pecah, tengkorak retak, dan luka tembus dari bangunan yang runtuh, kebakaran, dan puing-puing terbang.
Paparan radiasinya dapat menyebabkan gangguan sistem saraf pusat, mual, muntah, diare, pendarahan tidak terkontrol, dan infeksi.
Dalam kasus ledakan nuklir, perawatan kesehatan sebagian besar juga tidak akan tersedia karena layanan medis bakal hancur dan personel medis tewas atau terluka parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit