Suara.com - Banyak orang yang telah menerima vaksinasi dosis lengkap, tetapi yang belum mendapatkan suntikan booster namun terinfeksi Covid-19 varian Omicron. Lantas, kapan vaksin booster setelah kena Omicron? Berikut ini penjelasannya.
Jadi, jika Anda pernah terkena omicron, apakah Anda perlu menerima vaksin booster, dan jika ya, kira-kira butuh waktu berapa lama untuk menunggu usai infeksi berlalu? Kapan vaksin booster setelah kena Omicron?
Menurut pendapat ahli, Anda tetap harus mendapatkan booster, tetapi Anda mungkin perlu menunggu setidaknya beberapa minggu untuk memaksimalkan efek perlindungan dari suntikan booster. Lantas, kapan vaksin booster setelah kena Omicron?
Kapan Vaksin Booster Setelah Kena Omicron?
Jika Anda tidak menerima vaksin booster, lalu terpapar omicron, atau Anda belum sepenuhnya pulih dari paparan omicron. Apakah Anda masih perlu didorong untuk mendapatkan vaksin booster?
Dalam hal ini, jika ingin memperoleh vaksin booster, maka perlu untuk menunggu hingga gejala hilang serta menyelesaikan masa isolasi. Jika ada orang dites positif namun tidak menunjukkan gejala, maka bisa menerima vaksin booster segera setelah mereka menuntaskan masa isolasi mereka.
Namun, ini tidak termasuk pasien yang dirawat di rumah sakit, infeksi Covid-19 membutuhkan waktu sekitar 2 minggu untuk pulih. Untuk mendapatkan vaksin booster setidaknya menunggu dua minggu hingga gejalanya hilang karena melanggar isolasi dapat menyebabkan orang lain terinfeksi.
Selain itu, karena kebanyakan orang meningkatkan respons kekebalan yang baik terhadap vaksin, yang mungkin membuat mereka merasa sakit, mendapatkan vaksin saat Anda terinfeksi secara aktif dapat memperburuk gejala dan memberi lebih banyak tekanan pada tubuh Anda.
Pentingnya Mendapatkan Vaksin Booster
Baca Juga: Ini Perbedaan Gejala Omicron dan DBD, Waspadai Jika Mengalami Beberapa Tanda Ini!
Omicron berbeda dari varian Covid-19 lainnya. Pasalnya, omicron dapat dengan mudah menginfeksi mereka yang sebelumnya sudah mendapat vaksinasi lengkap (dosis 1 dan 2).
Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa mutasi ini membuat omicron lebih mampu menghindari sistem kekebalan tubuh. Selain itu, alasan lainnya respons imun berkurang omicron yakni menurunnya imunitas.
Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan booster untuk melindungi dari omicron. Vaksin booster ini meningkatkan respons imun, yang mana ini membantu antibodi untuk mengidentifikasi sejumlah bagian virus Covid-19 dengan lebih baik.
Demikian informasi mengenai kapan vaksin booster setelah kena omicron. Mari selalu jaga kesehatan dan imunitas. Jangan lupa vaksin bagi yang belum vaksin.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Ini Perbedaan Gejala Omicron dan DBD, Waspadai Jika Mengalami Beberapa Tanda Ini!
-
Gejala Varian Omicron pada Orang yang Vaksinasi dan Tidak, Ini Perbedaannya
-
Ketahui Beda Sakit Kepala Biasa dan Omicron, 4 Hal Ini Bisa Jadi Tandanya
-
Sudah Tahu Kapan Vaksin Booster setelah Positif Covid Boleh Dilakukan? Simak di Sini
-
Gejala Omicron pada Remaja dan Cara Mengatasinya, Waspada Jika Batuk Kering atau HIdung Tersumbat
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak