Suara.com - Pemberian booster sebagai vaksin dosis ketiga sudah bergulir sejak beberapa waktu yang lalu. Orang-orang yang sudah menerima dua dosis vaksin dan berada dalam kondisi sehat bisa menerimanya sesuai jadwal. Namun kapan vaksin booster setelah positif Covid bisa diberikan? Apakah jadwalnya akan serupa?
Pemberian booster pada pasien penyintas Covid sendiri diatur secara ketat, sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh pasien tersebut. Yang jelas, sebelum menerima booster, pasien harus dinyatakan benar-benar sembuh dan tidak lagi memiliki sisa virus Covid di dalam tubuhnya.
Penundaan Booster Pasca Covid
Pada varian pertama dan Delta, masa penundaan disarankan sebelum menerima vaksin. Hal ini disebabkan karena setelah sembuh dari varian-varian ini, tubuh secara alami memiliki kekebalan yang cukup tinggi pada virus Covid tersebut. Jadi pemberian booster bisa ditunda.
Beberapa data menunjukkan pemberian vaksin setelah sembuh dari Covid sendiri bisa beragam antara 30, 60, hingga 90 hari dari jadwal yang sebelumnya ditetapkan. Namun demikian, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda, sebab hal ini juga akan tergantung dengan kondisi tubuh dan kesiapan yang dimiliki tubuh Anda sendiri.
Perbedaan untuk Varian Omicron
Nah, kasus berbeda diberlakukan untuk varian Omicron. Pada banyak penelitian yang dilakukan, varian Omicron memiliki kemampuan untuk lepas dari daya tahan yang terbentuk dari infeksi sebelumnya. Maka dari itu, data yang diperlukan masih cukup banyak untuk memastikan kapan vaksin booster setelah positif Covid Omicron.
Acuan yang dikeluarkan CDC sendiri, suntikan tambahan setelah masa isolasi Omicron selesai bisa dilakukan. Selama memenuhi syarat untuk melakukan booster atau bahkan vaksin pertama atau kedua, Anda bisa mendapatkan vaksin ini sesuai jadwal.
Di Indonesia sendiri, aturan pemberian vaksin booster bagi penyintas Covid-19 serta Omicron diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan. Di mana jangka waktu vaksinasi booster setelah terinfeksi Omicron adalah minimal 1 bulan untuk gejala ringan dan 3 bulan untuk gejala berat setelah dinyatakan sembuh.
Dengan catatan, jangka waktu vaksinasi booster adalah minimal 6 bulan sejak penyintas mendapat vaksin lengkap dua dosis.
Namun tentu saja, agar lebih aman dan terjamin, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda, yang mengetahui secara pasti mengenai kondisi tubuh Anda. Jadi nantinya bisa diberikan rekomendasi terbaik dan paling tepat, terkait pemberian booster ini sendiri.
Itu tadi sedikit informasi terkait kapan vaksin booster setelah positif Covid. Semoga bisa jadi satu informasi yang bermanfaat, dan selamat menjalankan aktivitas Anda selanjutnya. Semoga selalu sehat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan