Suara.com - Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis daftar produk kopi mengandung obat kuat dan parasetamol ilegal.
Kopi kemasan ini dilarang karena obat kuat dengan merek sildenafil (atau biasa dikenal sebagai viagra) dan parasetamol merupakan bahan kimia obat (BKO) yang tidak boleh digunakan dalam produk pangan olahan dan jamu tradisional.
Penggunaan BKO seperti sildenafil dan parasetamol memiliki risiko bahaya jika dicampur. Simak dampak dan risiko bahayanya berikut ini ya!
1. Kanker Kulit
Pil biru atau viagra yang populer sebagai obat untuk menuntaskan masalah disfungsi ereksi ternyata berpotensi memicu pertumbuhan kanker kulit. Hal ini ditemukan oleh para peneliti dari University of Tubingen di Jerman.
Dikutip dari Zeenews, peneliti mengatakan lelaki yang bergantung pada viagra untuk meningkatkan kinerja seksualnya berada pada risiko lebih besar mengidap kanker melanoma, jenis kanker kulit yang paling mematikan.
Menurut peneliti, Sildenafil yang ditemukan pada viagra memiliki efek merangsang molekul siklik monofosfat guanosin (cGMP), yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan melanoma ganas pada kulit.
2. Kebutaan
Sildenafil, bahan aktif dalam obat disfungsi ereksi yang dapat menyebabkan masalah penglihatan temporer pada beberapa orang yang sehat.
Baca Juga: BPOM Bongkar 6 Merek Kopi Saset yang Mengandung Parasetamol dan Obat Kuat, Ini Daftarnya
Mengutip Dailymail, retinitis pigmentosa mengacu pada sekumpulan kondisi medis yang ditandai dengan kerusakan secara progresif dari retina, jaringan sensitif cahaya yang melapisi bagian dalam permukaan dari bola mata.
Kerusakan pada retina menyebabkan penurunan lapang pandang secara progresif, yang diawali dengan penglihatan yang buruk pada malam hari diikuti dengan penglihatan seperti terowongan (menyempit) beberapa tahun atau dekade kemudian.
3. Kematian saat berhubungan seks
Ahli Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr Apt Zullies Ikawati memperingatkan risiko kematian saat berhubungan seks jika mengonsumsi kopi kemasan mengandung sildenafil sejenis obat kuat atau viagra.
Menurut Prof. Zullies, kopi kemasan mengandung obat kuat ini bisa sangat berbahaya bila dikonsumsi orang yang juga mengonsumsi obat hipertensi untuk melebarkan pembuluh darah, karena bisa menyebabkan syok hebat.
"Itu obat (viagra) yang bisa melebarkan pembuluh darah, kalau orangnya menggunakan obat lain, seperti obat hipertensi, maka itu akan kombinasi. Nanti tekanan darah bisa drop, nanti bisa terjadi fase dilatasi atau pelebaran pembuluh darah jadi besar-besaran," ujar Prof. Zullies saat dihubungi suara.com.
Tidak cuma sildenafil alias viagra yang menimbulkan efek samping, parasetamol juga memiliki dampak buruk jika digunakan sembarangan. Simak di halaman selanjutnya ya!
Berita Terkait
-
BPOM Ungkap 61 Item Herbal Berzat Kimia "Lolos" Izin Edar: Didominasi Obat Kuat dan Pegal Linu
-
"Honey Pack": Tren Seks Berbahaya di Kalangan Mahasiswa yang Bikin Dokter Cemas
-
Agen Obat Tradisional Ilegal di Bandung dan Cimahi Digerebek BPOM, Ratusan Obat Kuat Disita
-
8 Obat Kuat Alami agar Tahan Lama di Atas Ranjang
-
Ria Ricis Pernah Belikan Obat Kuat Untuk Teuku Ryan, Benarkah Ampuh Tingkatkan Gairah Lelaki?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS