Suara.com - Hailey Bieber dirawat di rumah sakit minggu lalu, karena ia menderita stroke pada usia 25 tahun.
Sedangkan, hanya 1 dari 4 orang di bawah usia 55 tahun yang menderita stroke. Sehingga Anda perlu mewaspadai gejala stroke ini pada orang yang masih muda.
Mulanya, Hailey Bieber, seorang model yang berbasis di AS, mengatakan dia menderita gejala menyerupai stroke sebelum dibawah di rumah sakit.
Melalui Instagram-nya, Hailey Bieber mengaku merasa kesakitan ketika sedang sarapan dengan suaminya, Justin Bieber.
Dokter pun menemukan adanya gumpalan darah kecil yang menyebabkannya kekurangan oksigen. Hal ini menunjukkan Hailey mengalami stroke iskemik, jenis paling umum sebelum stroke hemoragik.
Tapi, Hailey mengatakan ia pulih dalam beberapa jam dan kembali pulang ke rumah. Hal ini menunjukkan bahwa ia mungkin mengalami stroke ringan.
Secara medis, stroke ringan disebut serangan iskemik transien (TIA) yang menyebabkan gejala dalam waktu singkat, karena penyumbatan pada otak hanya bersifat sementara.
Hailey menggambarkan insiden itu sebagai salah satu momen paling menakutkan yang pernah dialami. Tapi, ia sangat berterima kasih dengan staf di rumah sakit.
NHS mengatakan seseorang lebih berisiko terkena stroke jika berusia di atas 55 tahun. Tapi, sekitar 1 dari 4 stroke terjadi pada orang yang lebih muda atau di bawah usia 25 tahun.
Baca Juga: Ahli Temukan Hubungan Infeksi Virus Corona Covid-19 Ringan dan Risiko Diabetes
Stroke dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat, yakni berhenti merokok, mengurangi alkohol, olahraga, dan makan dengan baik.
Tapi, ini tidak bisa sepenuhnya menghindari risiko stroke. Riwayat keluarga, etnis, dan riwayat medis semuanya berperan dalam meningkatkan risiko tersebut.
Berikut ini dilansir dari The Sun, beberapa gejala stroke yang perlu diwaspadai oleh orang yang masih muda.
- Kelemahan wajah
- Kesulitan mengangkat kedua tangan
- Kesulitan berbicara
Semua itu 3 gejala paling umum stroke yang harus diwspadai dan segera mencari bantuan medis. Tapi, gejala stroke ini juga termasuk:
- Kelemahan mendadak atau mati rasa di satu sisi tubuh, termasuk kaki, tangan atau kaki.
- Kesulitan berbicara
- Penglihatan kabur mendadak atau kehilangan penglihatan
- Kehilangan atau kebingungan ingatan mendadak
- Sakit kepala parah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya