Suara.com - Memiliki gigi sehat dan putih cemerlang merupakan idaman semua orang. Namun bagi aktris Maudy Koesnaedi, mendapatkan gigi putih bukanlah satu-satunya alasan ia dan keluarga telaten menjaga kesehatan gigi.
Maudy membagikan pengalaman dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut di keluarganya, mulai dari menciptakan kebiasaan menyikat gigi hingga rutin pergi ke dokter gigi.
"Buat saya pribadi, kesehatan gigi dan mulut sebagian dari penampilan, juga sudah dijelaskan dokter bahwa ini mempengaruhi kualitas hidup dan pada kepercayaan diri. Jadi memang dari kecil sudah diajari sama mama untuk selalu ke dokter gigi, kemudian merapikan gigi, sudah terbiasa dan merasa betul ini penting," kata Maudy dalam sebuah konferensi pers virtual.
Tak hanya berkaitan dari sisi penampilan, menurut Maudy, gigi yang rapi dan tidak bau mulut juga dapat berpengaruh secara psikologis sehingga lebih percaya diri ketika berbicara. Maudy juga kerap merasa tidak nyaman ketika menyantap makanan apabila masalah gigi dan mulut muncul sehingga ia selalu memperhatikan kesehatan pada area tersebut.
Maudy mengatakan cara merawat kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan dirinya bersama keluarga sebetulnya tidak jauh berbeda dengan standar orang-orang pada umumnya, hanya saja ia menekankan pentingnya menyikat gigi dengan benar serta sebisa mungkin menjaga konsistensi perawatan.
"Dua kali sikat gigi, pagi dan malam sebelum tidur. Kadang-kadang kalau lagi di lokasi syuting sehabis makan siang suka bawa sikat gigi juga, sih, karena takut ada yang nyelip atau nggak bersih jadi suka nggak pede, kalau situasinya memungkinkan," ujarnya.
Selain perawatan dengan menyikat gigi, Maudy dan keluarga juga secara rutin melakukan medical check up, termasuk dalam kesehatan gigi dan mulut.
Maudy juga punya trik untuk membujuk anak agar rutin ke dokter gigi. Ia memilih untuk mencari dokter gigi yang lebih komunikatif sehingga anak merasa senang, tidak terbebani, dan tidak trauma ketika harus memeriksakan kondisi gigi dan mulut.
"Ada hal-hal yang nggak bisa kita lakukan sendiri di rumah pada waktu anak masih kecil. Tapi ketika bertemu dengan dokter gigi yang cantik, ramah, dengan segala usahanya, itu bisa lebih didengar sama anakku dan dia bisa tahu mana yang bagus dan benar, dia nurut. Jadi saya sangat terbantu dengan keberadaan dokter gigi saya," katanya.
Baca Juga: Jaga Gigi Tetap Sehat dan Putih, Cobalah Konsumsi Buah Ini Tiap Hari!
Untuk menerapkan kebiasaan menyikat gigi pada anak, Maudy menerapkan rutinitas atau ritual wajib sebelum tidur. Ia menyebutnya dengan istilah 'four things to do before sleep', yaitu mencuci kaki dan tangan, menyikat gigi, mencuci wajah, dan mengganti baju.
Maudy menekankan bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut bukan sesuatu yang hanya dilakukan dalam jangka pendek dan hanya menyadarinya ketika sudah terlanjur sakit. Menjaga kesehatan dibutuhkan konsistensi dan berproses dalam jangka panjang.
"Selain tidak membuat trauma anak ke dokter gigi, harus membuat situasi di mana rutinitas itu bisa jadi pegangan buat mereka supaya investasi kesehatan giginya ke masa depan itu jalan terus. Tidak ujug-ujug kalau ke dokter selesai masalahnya, terus tidak mau sikat gigi, kan tidak begitu," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Bos Ducati Muak, Nasib Pecco Bagnaia Musim Depan sedang di Ujung Tanduk
-
7 Pasta Gigi Penghilang Karang Gigi Mulai Rp20 Ribuan, Ampuh Bersihkan Noda Membandel
-
5 Pasta Gigi Pencegah Bau Mulut Selama Puasa Ramadan yang Ada di Alfamart
-
5 Pasta Gigi Terbaik untuk Gigi Kuning, Bikin Senyum Lebih Cerah dan Percaya Diri
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi