Suara.com - Para influencer luar negeri dan pengguna TikTok mulai mempromosikan produk nasal tanning spray atau semprotan penggelap hidung.
Produsen semprotan ini mengklaim produknya dapat menggelapkan hidung secara instan tanpa perlu berjemur di bawah sinar matahari.
Seroang seleb TikTok, Hannah Hill, mengaku bahwa dirinya tidak akan berhenti menggunakan semprotan hidung tersebut, tak peduli seberapa besar risikonya.
Namun, produk ini mendapat peringatan keras dari dokter kulit.
Menurut dermatolog Heather Rogers, nasal tanning spray mengandung melanotan II dalam jumlah besar, sebuah peptisida sintetis yang memiliki efek samping seperti pusing dan mual.
Apa itu melanotan II?
"Melanotan II adalah peptisida sintetis, atau sekelompok asam amino, yang dapat merangsang produksi melanin," jelas Rogers, dilansir Insider.
Melanin merupakan pigmen memberi warna pada kulit, rambut, dan mata. Pigmen juga melindungi kulit dari sinar ultriviolet yang dapat menyebabkan penuaan dan kanker kulit.
Melanotan II meniru peptida alami, yakni hormon perangsang melanosit yang menginduksi sel-sel kulit memproduksi melanin.
Baca Juga: Ingin Punya Kulit Wajah Tanning, Wanita Ini Malah Apes Penampilannya Jadi Begini
Efek sampingnya berupa mual, pusing, muka memerah, perubahan nafsu makan, dan dampak buruk seksual seperti peningkatan ereksi.
Karena tidak ada aturan untuk peptida, hanya ada sedikit penelitian yang tersedia tentang dampak jangka panjang dari semprotan penggelap hidung ini.
Menggunakan ini tidak hanya membuat segalanya lebih sulit dan dokter kulit untuk mencari tahu apa masalahnya, dan sebenarnya meningkatkan risiko kanker kulit berpigmen," imbuh Rogers.
Menurut dermatolog Marisa Garshick dari Kota New York, banyak perusahaan menjual melanotan II dalam semprotan hidung karena mudah menyerap.
"Selaput lendir di hidung tipis dan memiliki banyak pembuluh darah, memungkinkan semprotan menembus tubuh dengan cepat," ujar Garshick.
Namun, efek gelap hanya akan bertahan sementara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?