Suara.com - Kasus positif Covid-19 bertambah 685.814 dalam sehari pada Selasa (5/4/2022) pagi. Di waktu yang sama, angka kematian juga bertambah 2.248 jiwa. Jumlah orang yang sembuh lebih banyak, yakni 998.726 kasus.
Sehingga, akumulasi data Covid-19 secara global hingga saat ini tercatat ada 492,27 juta kasus dengan 6,17 juta orang meninggal, dan 427,48 kasus berhasil disembuhkan.
Tersisa 58,61 juta kasus aktif atau orang yang masih positif Covid-19 di seluruh dunia hingga saat ini.
Varian Omicron BA.2 Telah Dominan di Amerika Serikat
Rata-rata kasus harian Covid-19 di Amerika Serikat telah turun drastis jika dibanding periode Januari 2022.
Dalam sepekan terakhir, tambahan kasus virus corona mingguan di negara itu tercatat 405.724 kasus, lebih rendah dibanding Januari lalu di mana kasus harian AS bisa mencapai jutaan per hari.
Namun, Badan kesehatan masyarakat nasional AS mengonfirmasi bahwa sub-varian Omicron BA.2 diperkirakan telah mendominasi sumber infeksi corona saat ini. Sekitar tiga dari empat orang yang positif Covid-19 terinfeksi subvarian BA.2.
Meski sejumlah negara di Eropa dan Asia masih alami lonjakan kasus positif akibat paparan Omocron BA.2, para ahli kesehatan di AS optimis hal tersebut tidak akan terjadi di negeri Paman Sam.
Rata-rata pergerakan kasus Covid-19 AS sebanyak 26.106 pada 1 April, sedikit lebih rendah dari 26.309 dari minggu sebelumnya, sesuai data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).
Sub-varian BA.2 mendominasi hingga 72,2 persen dari selirih varian Covid-19 yang ada di Amerika Serikat, menurut perkiraan CDC.
Baca Juga: Gejala Omicron XE yang Disebut-Sebut Paling Menular dari Seluruh Mutasi Virus Corona, Mesti Waspada
Sedangkan secara global, BA.2 jadi penyebab sekitar 86 persen dari semua kasus berurutan secara global, data Organisasi Kesehatan Dunia.
Total kasus Covid-19 di AS saat ini, tercatat dalam Worldometers, mencapai 81,86 juta dengan kematian lebih dari 1 juta jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?