Suara.com - Bagi beberapa orang, berpuasa selama 13 jam dalam cuaca panas dapat menyebabkab sakit kepala, migrain, atau pusing. Mengutip Migraine Trust, penyebab sakit kepala saat puasa kebanyakan berasal dari respons tubuh yang tengah menahan lapar dan haus. Lantas, bagaimana cara mengatasi sakit kepala saat puasa?
Diketahui, erdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang terserang sakit kepala hingga migrain saat puasa. Seperti kebiasaan meminum kopi, teh atau minuman-minuman yang mengandung kafein hingga dehidrasi tapi jangan cemas karena sakit kepala saat puasa sebenarnya bisa diatasi.
Mari simak tips mengatasi sakit kepala saat puasa berikut yang dikutip dari sejumlah sumber.
1. Atur Pola Makan dan Minum
Demi puasa yang bebas dari sakit kepala maka atur pola makan dan minum saat berbuka maupun saat sahur dengan seksama. Untuk menjaga kecukupan cairan tubuh saat puasa, Anda harus miinum delapan gelas air putih setelah berbuka hingga sahur.
Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air seperti semangka, pepaya, buah naga, timun, dan melon.
2. Ubah Kebiasaan Mengonsumsi Kafein
Kalau Anda terbiasa memulai.hari dengan asupan minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau teh, dapat dipastikan Anda rentan pusing saat awal berpuasa.
Oleh karena, itu hindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein sesaat setelah buka puasa atau pun menjelang tidur.
Baca Juga: Kocak! Aksi Tukang Cukur Pijat Kepala Pelanggan Pas dengan Irama Lagu
Saat berpuasa sebaiknya Anda perbanyak konsumsi air putih yang mudah diserap tubuh dan tidak merangsang pengeluaran cairan (diuretik) agar tubuh tidak gampang dehidrasi.
3. Tidur Cukup
Selama bulan Ramadan, waktu tidur di malam hari dipangkas karena jadwal ibadah yang padat. Oleh karena itu Anda disarankan untuk selalu tidur tepat waktu dan hindari begadang. Jika Anda punya waktu istirahat di siang hari, maka manfaatkan untuk tidur sejenak.
4. Pijat
Jika Anda sudah mencoba segala cara untuk terhindar dari sakit kepala namun sakit kepala tak kunjung pergi maka cobalah untuk melakukan pijat di beberapa titik berikut ini:
- Third Eye : Pijat titik ini dilakukan di antara dua alis mata, tepatnya di atas bagian tulang hidung. Tekan titik ini selama beberapa menit.
- Pelipis : Pijat dua sisi pelipis secara bersamaan. Dimulai dari bagian atas telinga selebar satu jari hingga ke arah belakang kepala.
Demikian informasi mengenai cara mengatasi sakit kepala saat puasa yang bisa Anda coba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin