Suara.com - Ada fenomena unik yang dialami banyak orang saat bulan Ramadhan, yaitu kenaikan berat badan. Padahal menahan lapar dan haus saat berpuasa seharusnya bisa menurunkan berat badan.
Lalu mengapa demikian? Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Elsye, Sp.KO, mengatakan bahwa fenomena ini bukan hal aneh, dan ini disebabkan pola hidup tidak sehat yang dilakukan selama Ramadhan, salah satunya tidak mengontrol asupan saat berbuka puasa.
"Jadi jangan mentang-mentang habis puasa, pas buka itu kita semua dimakan, itu bahaya banget, berat badan kita bisa lebih meningkat lalu kesehatan kita juga bisa menganggu," ujar dr. Elsye dalam acara diskusi bersama Halodoc, Jumat (8/4/2022).
Apalagi menurut dr. Elsye kerap banyak ditemukan umat Islam berbuka puasa dengan makanan tinggi lemak, gula dan garam yang memicu kolesterol seperti gorengan, hingga makanan manis seperti kolak dan es campur yang tinggi gula.
Sehingga untuk mencegahnya, dr. Elsye menyarankan untuk mengonsumsi makanan seimbang, tinggi serat, protein, vitamin dan karbohidrat yang semuanya harus terpenuhi .
"Jadi sebaiknya kita harus atur dengan pola makannya yang sehat, dan juga seimbang jadi ditakar, jangan terlalu berlebihan," jelasnya.
Ia juga mengingatkan untuk tidak lupa melakukan aktivitas fisik, yang justru akan membuat tubuh tidak akan terasa lemas dan lesu saat puasa.
Aktivitas fisik bisa dilakukan selama 10 menit setiap 2 jam sekali jika hanya bekerja di depan komputer atau di kantor. Bisa berupa jalan di tempat atau exercise alias peregangan, yang bagian dari olahraga intensitas ringan.
"Ayo kita bergerak, bergerak itu bisa dilakukan minimal 10 menit setiap 2 jam, yang penting tetap bergerak aktif," tutupnya.
Baca Juga: 3 Menu Berbuka Puasa Ini Aman Dikonsumsi Penderita Maag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan