Suara.com - Laki-laki yang mengonsumsi viagra hampir dua kali lebih mungkin menderita masalah penglihatan yang dapat menyebabkan kebutaan, ungkap penelitian. Ilmuwan AS menganalisis data dari 213.000 pria yang minum obat untuk disfungsi ereksi.
Mereka menemukan pengguna reguler empat obat seks umum - Viagra, Cialis, Levitra dan Stendra - dan melihat risiko mengembangkan kondisi mata yang serius melonjak 85 persen.
Ini termasuk ablasi retina, di mana pasien mengalami floaters di seluruh penglihatan mereka, dan suplai darah yang rusak ke saraf optik membuat penderita kehilangan penglihatan.
Peneliti utama Dr Mahyar Etminan, dari University of British Columbia, memperingatkan ada "hubungan kuat" antara tiga masalah mata dan obat-obatan.
Dan mendesak pengguna untuk "mencari perhatian medis" jika mereka mengalami perubahan dalam penglihatan mereka. Para ahli khawatir pil seks berdampak pada aliran darah ke mata, memicu masalah penglihatan.
Disfungsi ereksi, juga dikenal sebagai impotensi, adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekakuan.
Sekitar lima juta orang Inggris - 40 persen dari pria yang lebih tua - terpengaruh oleh kondisi tersebut.
Penyebabnya bisa psikologis atau fisik, dari stres dan depresi hingga kondisi yang memengaruhi aliran darah, termasuk penyakit jantung dan diabetes.
Studi yang dipublikasikan di JAMA Ophthalmology, melihat sekelompok obat yang disebut phosphodiesterase tipe 5 inhibitor. Ini termasuk Viagra dan padanan generiknya, sildenafil.
Baca Juga: Orang Asia Lebih Rentan Mengalami Glukoma Sudut Tertutup, Ini Penyebabnya
Sekitar 3,5 juta resep dibagikan setiap tahun di Inggris, sementara lebih banyak pria membelinya tanpa resep dengan harga sekitar £4.
Dr Etminan menambahkan: "Obat-obatan ini mengatasi disfungsi ereksi dengan meningkatkan aliran darah, tetapi kita tahu bahwa mereka juga dapat menghambat aliran darah di bagian lain dari tubuh.
“Jadi, meskipun penelitian kami tidak membuktikan sebab-akibat, ada mekanisme di mana obat-obatan ini dapat menyebabkan masalah ini.
"Totalitas bukti mengarah pada hubungan yang kuat."
Penelitian baru menemukan mereka yang menggunakan pil seks memiliki peningkatan 2,6 kali lipat dalam risiko ablasi retina serosa, dua kali kemungkinan neuropati optik iskemik, dan 44 persen peningkatan oklusi pembuluh darah retina.
Meskipun ketiga kondisi tersebut jarang terjadi, mereka dapat memicu kehilangan penglihatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?