Suara.com - Manfaat terapi garam seperti yang dilakukan anak Zaskia Adya Mecca menjadi berita terpopuler kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (20/4/2022).
Ada juga cara mendapatkan vaksin kanker serviks secara gratis hingga pesan Satgas Covid-19 untuk gunakan masker saat mudik.
Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini.
1. Anak Zaskia Adya Mecca Lakukan Terapi Garam, Ternyata Sangat Bermanfaat untuk Pernapasan dan Kulit!
Aktris Zaskia Adya Mecca melakukan terapi garam bersama anak-anaknya. Dalam unggahan Instagram Story, wanita 34 tahun ini terlihat sedang berada dalam ruangan yang dinding dan lantainya penuh dengan garam.
Sementara kelima anaknya bermain garam tumpukan garam di lantai. Istri Hanung Bramantyo ini membawa anak-anaknya terapi garam karena sedang batuk dan pilek.
2. Cara Mendapat Vaksin Kanker Serviks Gratis: Syarat dan Waktu Pelaksanaannya
Meski belum jadi program nasional, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kabar gembira bahwa vaksin HPV gratis atau vaksin kanker serviks gratis untuk anak perempuan usia kelas 5 dan 6 SD di beberapa daerah di 2022.
Baca Juga: Mengenal Terapi Garam, Perawatan yang Dipilih Zaskia Adya Mecca untuk Atasi Batuk Pilek Anak
Berkat kebijakan ini, banyak masyarakat yang mulai mencaritahu syarat dan cara mendapatkan vaksin kanker serviks gratis di beberapa daerah Indonesia.
3. Kumpul Bersama Sanak Saudara di Kampung Halaman, Satgas COVID-19 Ingatkan Tetap Pakai Masker
Kumpul bersama sanak saudara di kampung halaman merupakan agenda utama merayakan Hari Raya Idulfitri. Di momen bahagia tersebut, Satgas COVID-19 mengingatkan untuk terus melakukan protokol kesehatan.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat untuk senantiasa waspada dan disiplin menegakkan protokol kesehatan (Prokes) dalam setiap kesempatan, terutama saat merayakan Idul Fitri 1443 H. Pada masa ini, juga terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang mudik ke kampung halaman yang akan berdampak pada meningkatnya potensi penularan dari interaksi pemudik saat bersilaturahmi.
Berita Terkait
-
Bahan Masakan Idul Adha yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi, Apa Saja?
-
Kulit Kusam Bikin Kurang Pede? Ini 5 Rahasia Body Scrub Sea Salt untuk Kulit Glowing!
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan