Suara.com - Penambahan kasus positif Covid-19 dalam sehari pada Jumat (29/4) pagi tercatat ada 627.187 kasus. Secara bersamaan, jumlah orang yang meninggal dunia akibat infeksi virus corona itu juga bertambah 2.545 jiwa.
Kasus positif baru paling banyak dilaporkan Jerman dengan jumlah 119.832 kasus. Disusul Italia sebanyak 69.204 kasus, kemudian Prancis 59.760 kasus dan Korea Selatan 57.439 kasus.
Sedangkan angka kematian terbanyak dilaporkan Inggris (248 jiwa), Amerika Serikat (240 jiwa), dan Jerman (239 jiwa).
Dikutip dari situs worldometers, akumulasi data kasus Covid-19 di seluruh dunia per Jumat (29/4/2022) pukul 08.00 tercatat 512,07 juta kasus dengan kematian lebih dari 6,25 juta jiwa.
Korea Selatan Hapus Aturan Wajib Pakai Masker
Kasus Covid-19 di Korea Selatan berangsur-angsur turun. Dalam sepekan terakhir, kasus baru di negeri ginseng itu berkurang 33 persen, menjadi 503.406 kasus dibandingkan dua pekan lalu mencapai 752.576 kasus.
Pada awal Maret lalu, Korea Selatan sempat alami lonjakan kasus akibat paparan omicron. Puncaknya pada pertengahan Maret lalu, kasus positif virus corona di sana sempat lebih dari 620 ribu kasus dalam sehari.
Dengan penurunan kasus positif selama beberapa hari terakhir, pemerintah Korea Selatan akan mencabut aturan wajib masker di luar ruangan mulai minggu depan.
Perdana Menteri Kim Boo-kyum mengatakan kalau itu sebagai langkah terbaru Korea Selatan untuk melonggarkan pembatasan Covid-19.
Baca Juga: S&P Revisi Outlook Peringkat RI dari Negatif Jadi Stabil, Kemenkeu: Angin Segar Bagi Ekonomi RI
Percobaan pelonggaran aturan akan dilakukan selama dua minggu, setelah Korea Selatan membatalkan sebagian besar tindakan pencegahan terkait pandemi, termasuk jam malam di restoran dan bisnis lainnya, pada 18 April.
"Kami menyimpulkan bahwa kami tidak bisa lagi berpaling dari ketidaknyamanan yang dialami oleh orang-orang, di mana mereka harus tetap menggunakan masker bahkan ketika berjalan-jalan sendiri atau piknik bersama keluarga," kata Kim saat rapat tanggap Covid-19, dikutip dari Channel News Asia.
Namun, orang-orang masih diharuskan memakai masker saat acara-acara yang dihadiri 50 peserta atau lebih, seperti di rapat umum, konser, dan stadion olahraga, katanya.
Keberhasilan Korea Selatan dalam menurunkan kasus positif juga membatasi kematian karena tingkat vaksinasi yang meluas. Hampir 87 persen dari 52 juta penduduk negara itu telah divaksinasi lengkap.
Sebanyak 65 persen penduduknya juga telah disuntik booster, menurut data Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini