Gejala cacar monyet termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan dan kelelahan, kata UKHSA.
Ruam juga dapat berkembang, biasanya di wajah terlebih dahulu dan kemudian di bagian tubuh lainnya termasuk alat kelamin. Ruam awalnya bisa terlihat seperti cacar air, sebelum membentuk koreng.
Seberapa mematikan?
Cacar monyet biasanya ringan, dengan kebanyakan orang pulih dalam beberapa minggu tanpa pengobatan.
Di Afrika, cacar monyet bisa mematikan sebanyak 1 dari 10 orang yang terjangkit penyakit ini, menurut CDC. Namun, ada dua jenis utama cacar monyet: galur Kongo dan galur Afrika Barat. WHO menyatakan bahwa angka 1 dari 10 berlaku untuk strain Kongo dan strain Afrika Barat mematikan di sekitar 1 dari 100 kasus yang dilaporkan.
Di tengah wabah yang sedang berlangsung, hanya jenis Afrika Barat yang telah diidentifikasi di Inggris. Informasi pengurutan virus belum tersedia untuk tempat lain di dunia.
Terlebih lagi, WHO mengatakan angka-angka ini mengacu pada proporsi kematian pada mereka yang dikonfirmasi terinfeksi, yang disebut rasio fatalitas kasus. Tetapi dengan penyakit yang gejalanya bisa ringan, banyak kasus tidak terdeteksi, yang berarti rasio kematian akibat infeksi – proporsi kematian di antara semua yang terinfeksi – bisa jauh lebih rendah.
Menurut WHO, anak-anak dengan monkeypox lebih mungkin dibandingkan orang dewasa untuk menjadi sakit parah.
Terinfeksi selama kehamilan juga dapat menyebabkan komplikasi, termasuk lahir mati.
Apakah ada pengobatan atau vaksin?
Ya. Obat antivirus tecovirimat (juga dijual dengan nama merek Tpoxx) disetujui di AS dan Eropa untuk mengobati monkeypox, smallpox, dan cowpox. Dalam penelitian pada hewan, tecovirimat secara signifikan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup hewan yang diberikan cacar monyet dosis sangat tinggi.
Ada juga vaksin yang disebut Jynneos (juga dikenal sebagai Imvanex dan Imvamune), yang disetujui di AS dan Eropa untuk mencegah cacar monyet dan cacar pada orang berusia di atas 18 tahun.
Selain itu, mereka yang cukup umur untuk divaksinasi cacar sejak bayi harus mendapat perlindungan. Vaksinasi cacar rutin berakhir di Inggris pada tahun 1971 dan di AS pada tahun 1972.
Mungkinkah ini menjadi pandemi lain?
Harapannya, wabah ini dapat ditanggulangi dengan pelacakan kontak, seperti semua wabah cacar monyet sebelumnya. Inggris menawarkan vaksin kepada kontak yang dianggap berisiko tinggi terinfeksi untuk membantu memastikan virus tidak terus menyebar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala