Health / Konsultasi
Senin, 06 Juni 2022 | 15:11 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Suara.com - Tidak seperti flu, gejala Covid-19 dapat bertahan lama meski sudah pulih sepenuhnya. Kondisi ini disebut long Covid-19.

"Bahkan, berminggu-minggu setelah hasil tes negatif, banyak orang terus mengalami gejala pasca Covid-19 seperti kelelahan, masalah pernapasan, nyeri sendi, nyeri dada, dan memori berkabut," jelas Pendiri Yoga Brands, Abhishek Gagneja.

Kecepatan pemulihan pada tiap orang berbeda, tetapi masing-masing penyintas Covid-19 tetap harus mempraktikkan pola makan bergizi.

"Memilih makanan secara bijak adalah salah satu cara tercepat untuk menjadi bugar," sambungnya, dilansir Hindustan Times.

Lebih lanjut, Abhishek Gagneja mencatat lima pilihan makanan dan perubahan pola makan yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh serta membantu pemulihan lebih cepat.

Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]

1. Makanan penambah kekebalan

Makanan yang sarat dengan nutrisi seperti vitamin C dan mineral, misalnya seng, embaga, dan zat besi, disarankan untuk dikonsumsi sehari-hari.

Sayuran berdaun hijau tua dan buah-buahan musiman juga harus dimasukkan ke pola makan harian.

2. Makanan kaya protein

Baca Juga: Pola Makan Buruk Pada Anak Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi dan Kanker

Abhishek Gagneja menyebutkan bahwa setelah sembuh dari Covid-19, penting untuk meningkatkan kekebalan serta kekuatan fisik.

Karenanya, penting untuk memakan makanan seperti kacang-kacangan, telur, daging, ikan, ayamn dan produk susu.

3. Makan pemberi energi

Proses pemulihan dari covid-19 menguras kekuatan fisik dan mental tubuh. Jadi, penting untuk mengonsumsi makanan yang meningkatkan tingkat energi tubuh.

Makanan kaya karbohidrat seperti gandum, jagung, jaggery, dan ghee harus dimasukkan ke dalam pola makan.

4. Lemak sehat

Load More