Suara.com - Penyakit jantung telah menjadi sangat umum di antara orang-orang, termasuk populasi yang lebih muda. Salahkan pada pandemi atau kebiasaan gaya hidup tidak sehat yang telah kita semua terbiasa, tetapi itu adalah kenyataan yang harus kita semua hadapi dan coba atasi.
Meskipun demikian, satu hal yang harus kita ingat adalah bahwa mengetahui dan menilai faktor risiko kita dan melakukan sesuatu tentangnya adalah cara terbaik untuk mencegah semua bentuk penyakit kardiovaskular (CVD).
Jantung Anda adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh Anda, yang membantu memompa darah dan membawa oksigen ke seluruh sistem Anda. Pada saat yang sama, itu juga salah satu yang paling rentan dan rentan terhadap kerusakan organ.
Banyak kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko kerusakan dan penyakit jantung. Beberapa dari mereka bisa diam, artinya tidak akan ada gejala untuk mengenalinya, itulah sebabnya pemeriksaan jantung secara teratur disarankan.
Baca juga: Dokter kanker India berbicara tentang uji coba obat ajaib 'Dostarlimab' yang benar-benar menghilangkan kanker: Apakah kita memiliki obat kanker di depan mata?
Tekanan darah tinggi
Ada beberapa kondisi kesehatan licik yang dapat membuat Anda lengah, namun tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu yang paling berbahaya di antara semuanya. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara global, hampir 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun menderita hipertensi.
Tekanan darah tinggi, seperti namanya sendiri, mengacu pada kekuatan besar atau tekanan darah terhadap dinding arteri, yang menyebabkan penyakit jantung seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan banyak lagi. Hal ini sering dianggap sebagai silent killer karena muncul tanpa gejala tertentu dan hanya setelah banyak kerusakan yang disebabkan adalah ketika orang menyadari keparahan kondisi.
Kolesterol tinggi
Baca Juga: Seminggu Ditahan, Tahanan Polresta Banjarmasin Meninggal Dunia, Polisi: Serangan Jantung
Seseorang yang didiagnosis dengan kolesterol tinggi memiliki timbunan lemak di pembuluh darahnya, yang mempersulit darah yang cukup untuk mengalir melalui arteri. Endapan ini juga dapat pecah secara tiba-tiba, membentuk gumpalan, yang menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Sementara kolesterol adalah zat lilin yang diperlukan tubuh untuk membangun sel-sel sehat, terlalu banyak dapat menyebabkan penumpukan plak juga dikenal sebagai aterosklerosis.
Diabetes
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), "Seiring waktu, gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengendalikan jantung Anda." Mereka yang menderita diabetes juga lebih mungkin memiliki kondisi lain termasuk tekanan darah tinggi, terlalu banyak kolesterol LDL (jahat) dan trigliserida tinggi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, menurut badan kesehatan.
Cleveland Clinic melaporkan obesitas dan kelebihan berat badan berhubungan dengan beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner dan stroke.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty