Suara.com - Sebagian besar kasus kanker testis menyerang pria usia 15 hingga 49 tahun, meskipun penyakit ini tetap bisa menyerang semua usia.
Tetapi, memang relatif jarang kanker testis menyerang pria usia 49 tahun ke atas atau hanya sekitar 1 persen.
Kanker testis sama dengan jenis kanker lainnya yang bisa diobati dengan kemoterapi, radioterapi hingga pembedahan.
Semakin cepat pasien mendapatkan perawatan medis, maka semakin besar pula peluangnya untuk sembuh. Karena itulah, semua pria perlu mewaspadai gejala kanker testis.
Jas Kalsi, Konsultan Urologi dan Pakar Kesuburan Pria di Rumah Sakit Cromwell menyarankan semua pria yang mencapai pubertas harus memeriksakan testisnya setidaknya sebulan sekali.
Pemeriksaan testis secara rutin ini bertujuan untuk mendeteksi tanda-tanda kanker testis setelah mandi air hangat atau mandi.
"Begitu Anda mencapai pubertas, penting untuk memeriksa testis Anda secara teratur atau setiap bulan. Karena ini akan membantu mendeteksi kanker lebih awal jika ada," kata Kalsi dikutip dari Express.
Sedangkan, waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan testis ketika Anda mandi air hangat atau setelahnya. Kehangatan akan membuat skrotum Anda rileks dan membuatnya lebih mudah untuk merasakan sesuatu yang tidak biasa.
Anda bisa melakukan langkah berikut ini mendeteksi kanker testis sendiri di rumah. Berikut caranya:
Baca Juga: Terkait Cacar Monyet, Dokter Temukan Beberapa Pasien Juga Alami Gejala Pustula
- Berdirilah di depan cermin dan periksalah ada sesuatu yang tidak biasa pada testis atau tidak, seperti pembengkakan pada kulit.
- Rasakan ukuran dan berat masing-masing testis, lebih besar atau berat salah satu atau tidak.
- Raba testis dan rasakan ada perbedaan antara keduanya atau tidak, seperti adanya benjolan atau pembengkakan.
- Bandingkan testis yang satu dengan lainnya.
Gejala kanker testis yang paling umum adalah adanya benjolan atau pembengkakan. Testis Anda mungkin terasa lebih besar dari yang lain, atau mungkin ada rasa sakit yang tidak biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi