Suara.com - Mimpi buruk merupakan hal normal yang bisa dialami oleh semua orang. Namun bagi banyak mitos dan kepercayaan, bunga tidur bisa dikaitkan dengan hal mistis yang tidak bisa dibuktikan secara saintifik.
Dalam ilmu feng shui misalnya, tidur menghadap ke Timur, Tenggara, Barat, Barat Laut atau Barat Daya akan berdampak baik dan dijauhkan dari mimpi buruk. Sementara di India, praktik kuno Vastu menyarankan tidur ke arah Selatan dan Timur.
Selain kepercayaan turun temurun itu, ada juga anggapan bahwa posisi tidur tidak hanya memengaruhi kualitas tidur , tetapi juga memiliki hubungan aneh dengan mimpi yang mungkin dialami.
Misalnya, jika seseorang tidur dengan tangan di dada, kemungkinan besar akan berguling-guling sepanjang malam dan terbangun dari mimpi yang mengerikan. Anehnya, banyak orang memiliki keluhan serupa tentang tidur dengan tangan di dada.
Secara teori, tidur dengan posisi tangan di dada menunjukkan bahwa hal itu dapat menyebabkan beberapa tingkat stres pada tubuh.
Ketika seseorang tidur, maka tubuh akan lebih relaks. Namun karena tangan berada di dada, hal itu dapat meningkatkan detak jantung dan membuat tubuh mencoba menyesuaikan diri dengan beban tambahan yaitu telapak tangan di dada.
Teori lain adalah, ketika stres, aliran oksigen ke bagian otak yang menyimpan ingatan akan terganggu. Hal ini pada gilirannya menciptakan kepanikan dan otak mencoba untuk mengingatkan kita dengan mengirimkan citra negatif dalam bentuk mimpi buruk.
Dikutip dari AsiaOne, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengubah posisi tidur dapat berdampak besar pada munculnya mimpi. Tetapi ingat bahwa meski mimpi mungkin berubah, namun sebagian besar mimpi lebih dipengaruhi oleh apa yang dipikirkan.
Karena itu, jangan menambah stres karena mencoba mengubah pola tidur. Pilih posisi tidur yang membuat nyaman dan bisa tidur nyenyak. Di sisi lain, cobalah untuk mengatasi pikiran yang mungkin mengganggu.
Baca Juga: Salah Kaprah, Simak Mitos Tentang Konsumsi Protein dan Karbohidrat yang Banyak Diyakini Masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata