Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akui cukup sulit menggunakan dana sumbangan untuk pembuatan vaksin demi mencegah berbagai penyakit yang berpotensi jadi pandemi.
Beberapa penyakit menular yang belum berhasil dikendalikan selain Covid-19 seperti tuberkulosis (TB), HIV atau AIDS, hingga demam berdarah (DBD).
Seperti diketahui dalam pertemuan G20 Indonesia Presidency di Yogyakarta, membahas terkait Financial Intermediary Fund atau dana FIF, dana internasional untuk penanganan penyakit menular di dunia.
Indonesia juga disebut akan menerima sebagian dana ini untuk penanganan penyakit menular di Tanah Air, yang kasusnya masih tinggi.
"Tugas selanjutnya akan sedikit menyulitkan untuk menyusun penggunaan dana," ungkap Menkes Budi saat konferensi pers, Selasa (22/6/2022).
Salah satu peruntukan dana itu akan digunakan untuk memproduksi vaksin, yang dinilai sedikit menyulitkan karena berada di ranah swasta atau di luar pemerintahan.
"Membicarakan terkait penggunaan dana karena para produsen vaksin therapeutics diagnostic, merupakan sektor privat jadi kita harus berbicara dengan mereka dan melibatkan mereka," jelas Menkes Budi.
Jika produsen vaksin yang mau terlibat, mereka akan dimintai komitmennya untuk memenuhi produksi vaksin dalam jumlah tertentu.
"Kemudian bagaimana kita mendistribusikannya secara merata dan sangat cepat, untuk pandemi selanjutnya jika terjadi," tutup Menkes Budi.
Baca Juga: Presiden Mau Hasil Konkrit di G20, Kemenkes Kejar 5 Target Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu