Suara.com - Covid-19 yang ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020 lalu, mengubah wajah pelayanan kesehatan di berbagai belahan dunia tak terkecuali Indonesia.
Selama pandemi kebutuhan masyarakat akan kehadiran tenaga kesehatan, termasuk apoteker, di komunitas dan fasilitas pelayanan kesehatan meningkat secara signifikan.
Apoteker dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan dan penggunaan obat secara rasional serta menjadi sumber informasi terpercaya seputar pandemi, salah satunya mengenai ketersediaan dan keamanan vaksin.
Wakil Ketua II Bidang Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Hilwan Yuda Teruna mengatakan, kelangkaan vaksin di awal program vaksinasi berjalan, pada akhirnya menuntut industri farmasi dalam negeri untuk memproduksi vaksin menjadi isu penting dalam menjamin ketahanan suatu bangsa.
"Isu keamanan vaksin juga menjadi tantangan yang dapat diatasi oleh apoteker di komunitas. Apoteker komunitas sebagai tenaga kesehatan garda terdepan, dapat mengedukasi masyarakat tentang kemanan vaksin dan isu kesehatan lainnya yang berkembang," ungkap dia.
Karena itu Hilwan menilai jika penguatan profesi ini di komunitas perlu dilakukan. Hal tersebut bisa dimulai dengan memfasilitas self-care atau swamedikasi yang efektif kepada pasien dengan memberikan informasi yang berkualitas dan berbasis bukti, serta memberikan rekomendasi yang baik dan tidak memihak pada suatu obat atau produk tertentu.
Ketua Umum PP IAI, apt Drs Nurul Falah Eddy Pariang menambahkan jika hal tersebut juga tercantum dalam 2019 Joint Statement of Policy by the International Pharmaceutical Federation (FIP) and the Global Self-care Federation (GSCF) on Responsible and Effective Self-care.
"Keluwesan apoteker dalam menjalankan peran di komunitas maupun di fasilitas layanan kesehatan dengan perkembangan layanan kesehatan yang dinamis merupakan sebuah tuntutan yang tak terhindarkan," pungkasnya.
Untuk lebih meningkatkan lagi kapasitas dan wawasan apoteker dalam praktik kefarmasian, PP IAI rencananya akan menggelar Kongres Nasional XXI pada 28-30 Juni 2022 di Provinsi Lampung.
Baca Juga: Waduh, Koalisi Ilmuwan Ini Mendeklarasikan Cacar Monyet sebagai 'Pandemi'
Kongres Nasional XXI kali ini juga diselenggarakan bersamaan dengan Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) Virtual. Mengambil tema ‘Expanding the Role of Pharmacists to Strengthen National Resilience in a Dynamic Health Care and Health Development’, PIT Virtual akan diselenggarakan Kamis-Sabtu, 30 Juni-2 Juli 2022.
"Mengambil tema pengembangan peran apoteker dalam pelayanan serta pembangunan kesehatan yang dinamis guna memperkuat ketahanan nasional, PIT ini diharapkan akan mampu meningkatkan kapasitan dan wawasan apoteker dalam praktik kefarmasian," tutup Nurul Falah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?