Suara.com - Setelah operasi, pastikan untuk makan dengan baik agar pulih lebih cepat. Pastikan juga untuk tidak makan makanan yang salah yang dapat menyebabkan kekurangan gizi, pemulihan luka yang berkepanjangan, dan peningkatan risiko infeksi. Adapun beberapa makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi yakni sebagai berikut.
Jika ingin lekas pulih dari operasi, selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli diet mengenai diet Anda setelah operasi, karena kebutuhan nutrisi setiap individu berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, kondisi medis yang sudah ada sebelumnya, dan jenis operasi yang Anda jalani.
Makanan tertentu dapat bermanfaat setelah operasi untuk membantu pemulihan dan penyembuhan. Sebagai aturan umum, ketahuilah bahwa Anda mungkin membutuhkan lebih banyak kalori, protein, cairan, vitamin, dan mineral selama proses pemulihan.
Namun, penting juga untuk diketahui mengenai beberapa beberapa makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi karena dapat memicu pemulihan yang cenderung lama. Melansir dari sejumlah sumber, adapun beberapa makanan tersebut yakni sebagai berikut.
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan setelah Operasi
Kadar gula darah dapat meningkat setelah operasi, jadi disarankan untuk menghindari makanan yang tinggi gula rafinasi seperti kue, cookies, coklat, minuman manis dan minuman ringan.
2. Makanan olahan tinggi
Sebagian besar makanan olahan mengandung serat, vitamin, mineral, dan nutrisi yang sangat rendah. Mereka mungkin juga memiliki tingkat pengawet, natrium, lemak, dan gula yang tinggi. Anda harus menghindari makanan olahan seperti makanan cepat saji, keripik dan kentang goreng.
Baca Juga: Jangan Sembarangan, Inilah Makanan yang Perlu Dihindari setelah Operasi Batu Empedu
3. Alkohol
Selain beberapa makanan seperti yang disebutkan di atas, pastikan juga Anda menghindari Alkohol. Alkohol ini dapat berinteraksi dengan obat nyeri yang diresepkan dan mengurangi potensi obat. Alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi dan gangguan penyembuhan luka.
Demikian ulasan mengenai minuman dan makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi. Penting juga untuk diketahui, karena kondisi setiap individu berbeda, coba bicarakan dengan dokter ahli diet untuk mendapatkan saran diet yang dipersonalisasi yang bermanfaat bagi pemulihan Anda.
Makan dengan baik seperti makanan yang mengandung protein dapat membantu Anda pulih lebih cepat, meningkatkan tingkat energi Anda, mencegah sembelit dan kelelahan setelah operasi. Dengan membuat pilihan makanan yang baik, tubuh Anda dapat pulih lebih stabil, memungkinkan Anda untuk sembuh lebih cepat sehingga Anda dapat kembali ke aktivitas rutin Anda.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini