Suara.com - Pembicaraan mengenai organ kelamin kerap kali masih dianggap tabu lantaran termasuk bagian tubuh yang privasi. Padahal sebenarnya ada banyak fakta tentangnya yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.
Di bawah ini akan diulas mengenai enam fakta tentang organ kelamin perempuan, miss v alias vagina, yang dirangkum dari The Health Site.
Fakta 1: Vagina Tidak Benar-Benar Bisa Dilihat
Banyak orang menggunakan kata vagina untuk menggambarkan bukaan luar organ seksual perempuan. Tapi, sebenarnya itu bukan vagina, melainkan hanya lubang vagina. Dalam ilmu biologi, vagina berupa tabung berukuran lebar 3/4 inci dan panjang 2-4 inci.
Tabung tersebut jadi penghubung lubang vagina ke serviks. Bagian yang sebenarnya yang terlihat dari luar disebut vulva. Terdiri dari lubang vagina dan uretra di antara bagian-bagian lain, seperti labia mayora dan labia minora.
Fakta 2: Vagina Berotot dan Sangat Sensitif
Pembukaan vagina serta vagina itu sendiri sangat berotot, karena adanya tonjolan otot yang melapisinya. Itu sebabnya vagina memiliki kapasitas yang sangat besar untuk mengembang selama hubungan seksual juga saat melahirkan. Vagina juga memiliki kemampuan untuk mengembang sekitar 10 sampai 20 cm dan lebar 2,5 inci saat berhubungan.
Fakta 3: Tidak Semua Perempuan Memiliki Selaput Dara
Selapit dara berupa jaringan tipis yang biasa dikaitkan dengan keperawanan. Tidak semua perempuan memiliki selaput dara. Beberapa perempuan juga bisa mengalami kerusakan selaput dara akibat olahraga berat, aktivitas hormonal, dan hubungan seksual.
Baca Juga: Istri Terkena Vaginismus, Suami Malah Ancam Ajukan Cerai Jika Dalam Waktu 2 Bulan Tak Sembuh
Letak selaput dara ada di sekitar 1 sampai 2 cm dalam vagina. Pada dasarnya, selaput dara adalah jaringan kulit tipis yang menutupi sebagian lubang vagina. Jadi, ingatlah bahwa memiliki selaput dara yang utuh, berdarah saat pertama kali berhubungan seks, atau kepercayaan lain terkait selaput dara, semuanya subjektif dan tidak terjadi pada setiap wanita.
Fakta 4: G-spot Memang Ada
G-spot bukanlah mitos dan memang dapat memberikan kenikmatan luar biasa bagi seorang perempuan saat berhubungan seks. Letaknya di dinding depan vagina, sekitar setengah jalan ke atas lubang vagina. G-spot adalah daerah yang sedikit bergelombang yang memiliki banyak ujung saraf, yang membuatnya sempurna untuk memberikan kenikmatan bagi perempuan.
Fakta 5: Ukuran Penis Bukan Penentu Hubungan Seks
Ukuran penis bukan penentu kenikmatan berhubungan seks bagi perempuan.bIni karena lubang vagina penuh dengan ujung saraf, bahkan lebih dari yang ada di dalam vagina itu sendiri.
Ujung saraf ini sama-sama bertanggung jawab atas rasa sakit dan kesenangan. Itu juga alasan mengapa perempuan mengalami rasa sakit yang luar biasa selama fase melahirkan dan dapat mengalami banyak kesenangan saat berhubungan.
Berita Terkait
-
Tips Merawat Miss V Agar Tetap Sehat dan Bersih
-
Mengidap Masalah Anatomi Langka, Wanita Ini Tak Bisa Berhubungan Seks Akibat Vagina Tersumbat
-
6 Ciri-ciri Miss V Wanita Berjamur, Mulai dari Gatal hingga Keputihan
-
Miss V 'Kentut' Saat Berhubungan Seks Normal Enggak Sih, Kapan Harus ke Dokter
-
Apa Itu Filler Vagina? Disebut Seksolog Bisa Atasi Masalah Kekeringan pada Miss V
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak