- Gunakan filter udara yang resmi dan mendapat standard keamanan dan pastikan untuk setiap 60–90 hari.
- Bersihkan rumah jika ada jamur
- Hindari menggunakan bahan kimia dengan bau yang kuat di ruang yang tidak berventilasi.
- Kenakan masker saat mengecat atau bekerja dengan bahan kimia kuat.
- Jangan biarkan orang merokok di dalam rumah.
- Tutup pintu dan jendela saat udara di luar sangat tercemar.
Mengobati masalah paru-paru kronis
Jika seseorang telah memiliki penyakit atau infeksi paru-paru coba lakukan berbagai pengobatan dan perawatan sesuai arahan dokter. Biasanya, dokter akan memberikan resep untuk mengobati infeksi paru-paru yang dialami orang tersebut.
Hindari polusi udara luar ruangan
Udara yang kotor nyatanya dapat membuat paru-paru menjadi tidak sehat dan berisiko terinfeksi virus dan bakteri. Oleh karena itu, mengindari polusi luar ruangan menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan paru-paru.
- Untuk itu seseorang dapat melakukan beberapa hal ini untuk menjaga udara yang diterima tetap bersih.
- Periksa indeks kualitas udara dan hindari menghabiskan waktu di luar saat kualitas udara rendah.
- Gunakan sistem filtrasi pada AC rumah untuk menghilangkan polusi dari udara dalam ruangan.
- Hindari berolahraga di dekat jalan raya yang ramai atau saat terlihat kabut asap.
Olahraga
Olahraga yangt teratur akan membuat paru-paru menjadi lebih sehat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar orang dewasa melakukan aktivitas fisik secara teratur. Hal tersebut dapat melakukan berbagai hal di bawah ini.
- Lakukan setidaknya 150 menit latihan aerobik dengan intensitas sedang, seperti berjalan kaki, setiap minggu.
- Untuk orang yang berpartisipasi dalam latihan aerobik yang intens, seperti berlari, harus melakukannya selama 75 menit per minggu.
- Coba juga melakukan olaharaga seperti latihan beban tubuh atau angkat besi, setidaknya 2 hari per minggu.
Selain beberapa hal di atas, penting juga untuk melatih pernapasan untuk memperkuat paru-paru. Latihan pernapasan yang dilakukan yaitu sebagai berikut
- Tarik napas melalui hidung. Kemudian hembuskan napas melalui bibir secara perlahan (cobalah untuk menghembuskan napas dua kali lebih lama dari menghirup).
- Latih pernapasan perut, yang menggunakan diafragma untuk menarik udara jauh ke dalam paru-paru. Tarik napas dan biarkan perut mengembang, lalu hembuskan agar perut berkontraksi.
- Latih kedua latihan di atas sambil bernapas secara normal selama 5-10 menit setiap hari. Ketika lebih nyaman dengan tekniknya, seseorang dapat mempraktikkannya saat mereka kehabisan napas.
Hindari bahan kimia berbahaya
Pada beberapa bahan kima memiliki kandungan yang dapat membuat paru-paru menjadi tidak sehat. Hal ini sering kali terjadi kepada seseorang yang bekerja di bidang manufaktur atau industri yang berhubungan dengan tindakan keselamatan di tempat kerja.
Baca Juga: MenPAN RB Tjahjo Kumolo Wafat, Jemaah di Masjid At Taufiq Gelar Salat Gaib
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi