Suara.com - Dibanding membaca buku cerita, anak-anak akan lebih memilih bermain handphone. Padahal membaca dapat menambah ilmu pengetahuan, dan melatih keterampilan.
Sementara itu, anak dikenal lebih menyukai buku-buku berwarna seperti buku komik yang disertai ilustrasi menarik. Namun, beberapa orangtua justru kurang menyukai anak membaca komik.
Komik dinilai tidak memberikan ilmu kepada anak mereka. Padahal membaca komik nyatanya juga memberikan berbagai manfaat kepada anak.
Seorang Profesor dari Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi di Universitas Illinois, Carol Tilley, mengatakan anak-anak dapat membuat kritik dengan membaca komik dari gambar yang dilihatnya.
Melansir laman Readingeggs, berikut beberapa manfaat dari membaca komik bagi anak.
1. Meningkatkan Minat Baca Anak
Komik memang awalnya akan membuat anak tertarik dengan gambar yang disajikan. Namun, untuk memahami cerita, anak itu harus membaca teks yang terdapat dapat komik tersebut.
Hal tersebut akan membuat anak tertarik dengan cerita sehingga ia ingin membaca buku lainnya. Dengan keinginannya ingin membaca lagi, akan membuatnya mencari buku lainnya, bahkan tidak hanya komik.
2. Memberikan Kepercayaan Diri untuk Membaca
Pada beberapa anak sering kali mengalami kendala dalam membaca. Hal tersebut yang membuat anak menjadi tidak percaya diri untuk membaca, apalagi ketika buku berisi tulisan yang banyak.
Namun, komik tidak hanya berisi tulisan, melainkan gambar. Dari gambar tersebut dapat membuat anak tertarik dan senang ketika membacanya.
Baca Juga: Bukan Bikin Anak Disiplin, Ini Dampak Bahaya dari Pola Asuh Strict Parents
Tulisan dalam komik biasanya juga pendek dan mudah dibaca. Hal tersebut juga yang membantu anak sedikit demi sedikit semakin percaya diri untuk membaca.
Tidak hanya itu, kata-kata pada komik biasanya menggambarkan suara atau bunyi suatu kejadian. Hal ini akan memberikan anak pelajaran yang sangat membantu, terutama mereka yang memilki gangguan otak seperti autis.
3. Meningkatkan Pemahaman Anak
Sama halnya dengan buku cerita lainnya, komik juga memiliki pesan dari kisah yang dibuat. Hal ini akan membantu anak mengambil inti pesan dari peristiwa yang terjadi pada karakter. Anak juga menjadi paham dengan alur serta sifat karakter tersebut.
4. Memperkaya Kosa Kata pada Anak
Penggunaan kosa kata yang baru ditemukan juga tidak hany ada pada novel atau buku lainnya. Beberapa kosa kata baru juga bisa ditemukan dalam komik. Hal ini akan sangat membantu anak dalam memperkaya kosa kata dirinya.
Selain itu, orang tua juga menjelaskan maksud dari kosa kata itu dan disambungkan dengan perbuatan karakter yang digambarkan dalam komik tersebut.
5. Membuat Anak Menjadi Disiplin
Komik juga bisa membantu anak menjadi disiplin. Hal ini karena komik sendiri terdiri dari berbagai cerita, mulai dari sejarah, dongeng, fiksi, alam, dan lain-lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS