Suara.com - Ivana Trump ditemukan meninggal di bagian bawah tangga di townhouse Upper East Side-nya pada hari Kamis. Polisi sedang menyelidiki apakah dia jatuh dari tangga sebelum kematiannya.
Pihak berwenang juga percaya bahwa Ivana Trump, mantan istri mantan Presiden Donald Trump, menderita henti jantung, tetapi penyebab resmi kematiannya akan ditentukan oleh pemeriksa medis.
Petugas menemukan tubuh perempuan berusia 73 tahun itu sekitar pukul 12:40. setelah dipanggil ke rumahnya untuk pemeriksaan kesehatan.
Dilansir dari Mayoclinic, henti jantung adalah hilangnya fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya diakibatkan oleh masalah pada sistem kelistrikan jantung yang mengganggu tindakan pemompaan jantung dan menghentikan aliran darah ke tubuh Anda.
Henti jantung mendadak tidak sama dengan serangan jantung, ketika aliran darah ke bagian jantung tersumbat. Namun, serangan jantung terkadang dapat memicu gangguan listrik yang menyebabkan serangan jantung mendadak.
Jika tidak segera diobati, serangan henti mendadak dapat menyebabkan kematian. Kelangsungan hidup dimungkinkan dengan perawatan medis yang cepat dan tepat. Resusitasi jantung paru (RJP), menggunakan defibrilator - atau bahkan hanya memberikan kompresi pada dada - dapat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup sampai pekerja darurat tiba.
Penyebab umum serangan jantung mendadak adalah irama jantung yang tidak normal (aritmia), yang terjadi ketika sistem kelistrikan jantung Anda tidak bekerja dengan benar.
Sistem kelistrikan jantung mengontrol laju dan ritme detak jantung Anda. Jika ada yang tidak beres, jantung Anda bisa berdetak terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur (aritmia). Seringkali aritmia ini singkat dan tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan serangan jantung mendadak.
Irama jantung yang paling umum pada saat serangan jantung adalah aritmia di ruang bawah jantung Anda (ventrikel). Impuls listrik yang cepat dan tidak menentu menyebabkan ventrikel Anda bergetar sia-sia alih-alih memompa darah (fibrilasi ventrikel).
Baca Juga: Apakah Aktivitas Seksual Dapat Menyebabkan Serangan Jantung?
Kondisi jantung yang dapat menyebabkan henti jantung mendadak
henti jantung mendadak dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki penyakit jantung yang diketahui. Namun, aritmia yang mengancam jiwa biasanya berkembang pada seseorang dengan kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya, mungkin tidak terdiagnosis. Kondisi termasuk:
Penyakit arteri koroner
Sebagian besar kasus serangan jantung mendadak terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri koroner, di mana arteri menjadi tersumbat dengan kolesterol dan endapan lainnya, mengurangi aliran darah ke jantung.
Serangan jantung
Jika serangan jantung terjadi, seringkali sebagai akibat dari penyakit arteri koroner yang parah, dapat memicu fibrilasi ventrikel dan serangan jantung mendadak. Juga, serangan jantung dapat meninggalkan jaringan parut di jantung Anda. Arus pendek listrik di sekitar jaringan parut dapat menyebabkan kelainan pada irama jantung Anda.
Pembesaran jantung (kardiomiopati). Ini terjadi terutama ketika dinding otot jantung meregang dan membesar atau menebal. Kemudian otot jantung Anda tidak normal, suatu kondisi yang sering menyebabkan aritmia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia