Suara.com - Fenomena mengerikan dialami seorang perempuan yang nyaris meninggal karena infeksi kulit bakteri pemakan daging, bersamaan dengan infeksi sakit herpes zoster.
Ia adalah perempuan berusia 59 tahun, yang sebagian besar jaringan punggungnya hancur. Hal ini sesuai dengan laporan dokter dari Rumah Sakit Universitas Balikesir Turki.
Mengutip Insider, Kamis (21/7/2022) perempuan ini awalnya dilarikan ke rumah sakit karena ruam nekrotikan yang menyakitkan dan menutupi sebagian besar punggung atas.
Awalnya ia disebut mengalami masalah kulit herpes zoster yang melepuh tapi berubah jadi penyakit yang lebih serius.
Herpes zoster adalah reaksi umum pada kulit akibat infeksi virus cacar air yang menyebabkan ruam kesemutan atau gatal, biasanya terjadi di satu sisi wajah atau dada.
Pasien perempuan di Turki ini sebelumnya mengalami obesitas dan menderita diabetes. Kondisi ini menurut data Diabetes Research and Clinical Practice 2020, bisa menyebabkan seseorang terkena herpes zoster parah atau bertahan lama.
Catatan dokter menemukan ruam pada perempuan tersebut bertambah parah hingga di garis tengah punggung, yaitu kondisi yang jarang terlihat pada kasus herpes zoster.
Tidak hanya itu, kondisi semakin memburuk di minggu berikutnya, dia demam dan menunjukan tanda infeksi parah meski sudah dirawat di rumah sakit, padahal ia sudah dirawat sudah lebih dari 20 hari ditambah dengan pendampingan dokter.
Parahnya lagi ruam berubah membengkak, dan tidak bisa disentuh, ditambah bintik daging yang terlihat membusuk, akhirnya dokter mendiagnosis perempuan itu dengan necrotizing fasciitis atau infeksi bakteri pemakan daging.
Baca Juga: 7 Macam Penyakit Kelamin yang Berbahaya dan Mudah Menular
Kondisi ini membuat dokter harus membawanya ke ruang operasi untuk mengangkat kulit, dan jaringan mati di tubuh perempuan tersebut.
Berita Terkait
-
Sambut Awal Baru, Ed Sheeran Tampil dengan Kepala Botak usai Idap Herpes Zoster
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Menguak EEHV, Virus yang Renggut Nyawa Gajah Tari
-
Wanita Tertular Herpes dari Mikrofon Karaoke, Begini Kronologi Medisnya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance