Suara.com - Transformasi kesehatan menjadi agenda Kementerian Kesehatan di bawah kepemimpinan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Salah satu pilar transformasi kesehatan adalah transformasi layanan primer, yang fokus pada kegiatan promotif dan preventif untuk mencegah penyakit di masyarakat.
Dalam kunjungannya ke Sumatera Selatan, Menkes Budi berkesempatan mengunjungi Puskesmas Indralaya, Kabupaten Ogan Ili. Dilakukan juga intervensi Posyandu Prima di Desa Tanjung Gelam yang masuk wilayah Puskesmas Indralaya.
Di Posyandu Prima Desa Tanjung Gelam terdapat pelayanan Posyandu Balita, Posyandu Remaja, dan Posyandu Lansia.
Posyandu Balita melayani ibu hamil, bersalin, nifas, bayi, Balita, dan pra sekolah. Posyandu Remaja mencakup layanan usia sekolah dan remaja, serta usia Produktif. Dan yang terakhir Posyandu Lansia melayani orang lanjut usia.
“Kita sedang melakukan revitalisasi Posyandu supaya fokus ke depannya lebih banyak menjaga orang agar tetap sehat bukan mengobati orang yang sakit,” ujar Menkes dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Jika dinilai dari sisi biaya, menjaga orang tetap sehat lebih murah daripada mengobati orang sakit. Tidak hanya itu, orang yang kesehatannya dijaga akan memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik.
Dikatakan Menkes, sebenarnya Posyandu sudah berdiri lama tapi sempat tidak tersentuh padahal mereka adalah kader-kader kesehatan yang paling depan yang paling bisa menjaga kesehatan masyarakat.
“Sekarang kita sedang mempersiapkan bagaimana mereka bisa kita sentuh agar bisa kembali lagi melayani kesehatan masyarakat. Sekarang Posyandu bisa melayani bayi, Ibu, anak-anak, remaja, dewasa, sampai lansia,” tutur Menkes Budi.
Baca Juga: Menkes Tegaskan Cacar Monyet Belum Ditetapkan Sebagai Pandemi
Selain Kabupaten Ogan Ilir, uji coba pelayanan kesehatan primer ini akan dilakukan juga di 8 kabupaten/kota lainnya yakni Puskesmas Banjarwangi Kabupaten Garut Jawa Barat, Puskesmas Kebon Sari Kota Surabaya Jawa Timur, Puskesmas Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat NTB, Puskesmas Talaga Bauntung Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Puskesmas Maros Baru Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, Puskesmas Arso III Kabupaten Keerom, Papua, Puskesmas Ohoitahit Kota Tual Maluku, dan Puskesmas Niki-Niki Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT.
“Ini (Puskesmas dan Posyandu di Ogan Ilir) salah satu pilot project dari 9 kabupaten/kota yang akan dilakukan uji coba pelayanan kesehatan primer,” ucap Menkes.
Saat ini ada sekitar 12 ribuan Puskesmas yang tersebar di semua wilayah Indonesia.
Ada sejumlah program yang akan dilakukan di antaranya menata ulang jaringan fasilitas layanan kesehatan, seperti merevitalisasi Posyandu agar menjadi lebih formal.
Nantinya Posyandu ini bisa diatur oleh Kementerian Dalam Negeri atau Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Posyandu ini akan bertindak secara lebih aktif bukan hanya melayani bayi dan ibu tapi akan melayani seluruh siklus hidup termasuk remaja, dewasa, dan Lansia.
Nanti akan memiliki sejumlah layanan standar seperti misalnya 20 layanan dasar promotif preventif di level Posyandu tingkat dusun atau tingkat RT/RW.
Berita Terkait
-
DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus
-
Meski ASN WFA, Menkes Pastikan RS Pemerintah Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus, Minta Kemenkes Tanggung Pengobatan
-
Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
-
Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi