Suara.com - Seorang pria berusia 60-an tahun mengalami kejadian langka yang membuat suaranya semakin lama semakin serak dan terdengar melengking. Namun ia tidak tahu alasannya.
Setelah memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Pennsylvania, dokter menemukan jamur tumbuh di tenggorokannya.
Menurut laporan kasus yang terbit Kamis (4/8/2022) di jurnal JAMA Otolaryngology–Head & Neck Surgery, pria tersebut mengalami suara serak yang semakin memburuk dan sesak napas selama 12 bulan terakhir.
Sebelumnya, dokter pribadinya telah memberinya kortikosteroid inhalasi, pengobatan standar untuk asma, tetapi gejalanya tidak membaik.
Dalam pemeriksaan menggunakan videostroboscop, mengungkap bahwa ada pembengkakan parah di jaringan yang melapisi tenggorokan sang pria, menyebabkan jalan napasnya menyempit, lapor Science Alert.
Dokter juga melakukan biopsi pada jaringan laring pria tersebut untuk memastikan bahwa jaringan itu bengkak dan rapuh saat disentuh, yang berarti mudah robek.
Hasil pemeriksaan close-up juga mengungkap bahwa sel laring telah mati akibat peradangan hebat di tenggorokan. Pemeriksaan tersebut mengungkap sel jamur yang sedang tumbuh dikelilingi oleh sel kekebalan.
Tes diagnostik mengidentifikasi jamur sebagai Blastomyces dermatitidis, yang menyebabkan infeksi blastomycosis.
Seseorang dapat menderita blastomycosis setelah menghirup spora B. dermatitidis yang melayang di udara. Kebanyakan orang yang terpapar tidak akan menjadi sakit.
Baca Juga: Alami Sakit Punggung dan Suara Serak, Ternyata Pria 30 Tahun Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium 4
Tetapi jika memiliki sistem kekebalan yang lemah, orang tersebut memiliki risiko infeksi yang tinggi. Mereka yang terinfeksi biasnaya akan mengalami gejala antara 3 minggu hingga 3 bulan steelah menghirup spora jamur.
Terkadang, infeksi dapat menyebar ke paru-paru, kulit, tulang, atau sistem saraf pusat, yang berarti otak dan sumsum tulang belakang.
Dalam kasus pria ini, jamur hanya tumbuh di laring atau tenggorokannya, yang menjadikan kasus ini tidak biasa.
Sang pria pun menjalani operasi untuk memasang selang pernapasan di tenggorokannya dan selang makanan di perutnya.
Dia menerima obat antijamur itrakonazol yang harus dikonsumsinya dalam jangka panjang.
Dalam pemeriksaan tindak lanjut 2 bulan kemudian, kondisi sang pria sudah meningkat pesat dan dokter melepas selang makanannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien