Suara.com - Kehamilan akan membuat berbagai perubahan pada tubuh ibu akibat perubahan hormon. Berbagai perubahan itu bisa agak mirip dengan tanda-tanda akan haid saat di masa subur.
Tespek biasanya dilakukan untuk mengonfirmasi kehamilan. Tadi dokter menyarankan jangan terlalu cepat lakukan tespek meski sudah alami berbagai tanda kehamilan.
"Kalau saya biasanya menyarankan lakukan tespek atau tunggu haidnya telat dulu. Karena kalau tespek terlalu cepat biasanya tidak terdeteksi," kata dokter umum dr. Jeffry Kristiawan, dikutip dari kanal YouTube Tanyakan Dokter, Senin (8/8/2022).
Dokter Jeffry membagikan enam tanda kehamilan yang sering dirasakan ibu akibat perubahan hormon.
1. Morning Sickness
Sesuai namanya, gejala mual muntah itu lebih sering terjadi saat pagi hari. Tetapi, sebenarnya juga bisa terjadi siang, sore, maupun malam. Selain mual muntah, gejala yang dirasakan juga tidak enak badan dan tidak nafsu makan.
2. Payudara Membesar dan Lebih Sensitif
Perubahan hormon juga akan membuat kedua payudara ibu membesar, makin padat, dan lebih sensitif. Kondisi itu disebabkan karena perubahan hormon menyebabkan kelenjar susu payudara diproduksi lebih banyak. Hal itu untuk mempersiapkan ibu supaya bisa menyusui bayi.
3. Kram Perut
Baca Juga: Jalani Program Kehamilan di Usia 48 Tahun, Ikke Nurjannah Ingin Punya Anak Perempuan
Gejala kram perut yahg terjadi oada ibu hamil hampir mirip dengan seperti saat mendektai waktu haid atau masa subur. Saat mendekati waktu haid, biasanya kram perut terjadi seminggu sebelumnya. Sedangkan kram perut akibat hamil juga bisa dirasakan karena rahim mulai tegang dan tumbuh besar sebagai tempat janin bertumbuh.
4. Sering Buang air Kecil
Letak rahim berhadapan langsung dengan kandung kemih. Sehingga, makin besar janin, maka rahim juga akan semakin menekan kandung kemih. Hal itu yang menyebabkan ibu jadi merasa sering ingin buang air kecil saat kehamilan awal atau usia kehamilan lanjut
5. Perut Kembung dan Sembelit
Sembelit juga gejala normal bagi ibu hamil. Kondisi itu juga akibat perubahan hormon, yaitu progesteron mulai naik sehingga dapat menyebabkan gerak usus melambat. Jika ibu biasanya buang air besar tiap hari lancar, tapi tiba-tiba bisa mengalami sembelit dan perut kembung.
6. Kemunculan Flek atau Bercak Darah
Berita Terkait
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Daftar Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil
-
Physical atau Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Ibu Hamil?
-
Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan
-
Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan