Suara.com - Sosok Lucinta Luna kembali jadi sorotan usai mengeluarkan pernyataan yang menjadi perhatian publik. Dalam podcastnya bersama Deddy Corbuzier yang ditayangkan lewat Youtube, Lucinta Luna menjawab keinginannya melakukan operasi plastik demi mewujudkan mimpi menikah dengan lelaki yang dicintai.
"Pengorbanan om, gua begini tuh gua ada tujuan hidup. Tujuan hidup gue pengen menikah dari laki-laki yang kucintai," kata Lucinta menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier dikutip Beritahits.id pada Rabu, (17/8/2022).
Bukan hanya itu, ia juga mengungkapkan jika ingin memiliki anak dari laki-laki. Seeperti diketahui, Lucinta Luna juga sempat menjalankan operasi transplantasi rahim.
Pertanyannya mungkinkah, Lucinta Luna yang terlahir sebagai lelaki hamil usai operasi transplantasi rahim?
Dilansir dari Medical News Today, orang yang terlahir sebagai laki-laki dan hidup sebagai laki-laki tidak bisa hamil. Namun, seorang lelaki transgender atau orang non-biner mungkin dapat melakukannya.
Hanya mungkin bagi seseorang untuk hamil jika mereka memiliki rahim. Rahim adalah tempat di mana janin berkembang. Organ reproduksi lelaki termasuk testis dan penis tetapi tidak ada rahim.
Istilah "lelaki" dan "perempuan" mengacu pada jenis kelamin seseorang, yang mencakup karakteristik yang dibangun secara sosial yang membedakan jenis kelamin biner tradisional - lelaki dan perempuan. .
Tidak seperti jenis kelamin biologis seseorang, yang ditentukan oleh organ reproduksi individu dan karakteristik seks sekunder, genetika saja tidak menentukan jenis kelamin seseorang.
Gender seseorang dapat mencakup peran sosial tertentu, norma, dan harapan yang membedakan lelaki dan wanita.
Baca Juga: Lucinta Luna Disebut Mirip Sarwendah
Karakteristik ini subjektif, dan mereka berbeda di antara masyarakat, kelas sosial, dan budaya. Jenis kelamin yang digunakan seseorang untuk mengidentifikasi tergantung pada individu tersebut.
Gender jauh lebih cair daripada seks biologis. Biasanya, orang ditugaskan laki-laki atau perempuan saat lahir. Mereka yang mengidentifikasikan diri dengan gender yang diasosiasikan masyarakat dengan jenis kelamin biologis mereka adalah laki-laki dan perempuan “cisgender”.
Lelaki cisgender yang berhubungan seks dengan lelaki cisgender tidak bisa hamil. Namun, tidak semua orang mengidentifikasi dengan peran gender yang terkait dengan jenis kelamin yang ditunjuk. Misalnya, seseorang yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir (AFAB) tetapi diidentifikasi sebagai laki-laki dapat menyebut diri mereka sebagai laki-laki “transgender” atau individu yang tidak sesuai gender.
Banyak orang AFAB yang mengidentifikasi sebagai laki-laki atau orang yang tidak sesuai gender mempertahankan indung telur dan rahim mereka, yang memungkinkan mereka untuk hamil dan melahirkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari