Suara.com - Pound fit termasuk kategori high intensity interval training (HIIT) atau olahraga intensitas tinggi, sehingga pemula wajib mewaspadai beberapa hal sebelum memulainya.
Ini karena menurut Instruktur Pound Fit, Sistya Windasari merupakan olahraga kardio menggabungkan gerakan pilates dan yoga, kardio, latihan kekuatan, serta menabuh drum.
"Jadi saat latihan kita menggunakan alat seperti stik drum, untuk menciptakan irama mengiringi latihan. Tapi stik ini khusus karena ada bebannya," ujar Sistya dalam acara pound fit class di Tokopedia Tower, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2022).
Berikut ini 5 tips olahraga Pound Fit untuk pemula, yang menurut Sistya harus diperhatikan:
1. Lakukan Pemanasan
Misalnya peregangan secara statis maupun dinamis. Tujuannya agar tubuh dan otot tidak terlalu kaget dengan berbagai gerakan yang memacu denyut jantung dan aliran darah lebih cepat.
“Regangkan otot paha dan betis, lalu membungkuk ke bawah sambil tangan menyentuh ujung jari kaki. Arahkan kepala ke kanan, kiri, atas dan bawah beberapa kali,” jelas Sistya.
2. Bergerak Sesuai Kemampuan
Bagi yang ikut mengikuti kelas pound fit harus dipastikan lebih dulu kondisi tubuhnya, sedang tidak ada keluhan berarti apalagi jika belum mengonsumsi makanan apapun.
“Walau pound fit bisa dicoba oleh seluruh usia dan jenis badan, pastikan tubuh dalam keadaan fit mengingat pound fit cenderung menguras lebih banyak tenaga,” tambah Sistya.
3. Hindari Pakaian Olahraga Terlalu Ketat
Pakailah pakaian olahraga yang tidak mempersempit gerakan tubuh. Ini karena pound fit dilakukan dengan berbagai gerakan seperti duduk, meloncat, berdiri hingga merunduk.
Untuk alas kaki disarankan menggunakan sepatu, tapi jika ingin menggunakan kaus kaki baiknya menggunakan kaos kaki anti slip atau lebih baik bertelanjang kaki.
4. Perhatikan Ketebalan dan Bahan Matras
“Matras yoga dengan ketebalan 6 hingga 10 mm cocok untuk pemula karena meminimalisasi risiko cedera saat berolahraga. Gunakan matras berbahan
TPE karena selain mudah dibersihkan dan ringan, bahan tersebut juga lebih ramah lingkungan,” saran Sistya.
Berita Terkait
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
-
7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?