Suara.com - Kondisi puting yang terasa gatal tentu kerap menganggu kenyamanan. Meski kerap dianggap sepele, namun nyatanya ada sejumlah penyebab, baik ringan hingga berat yang bisa memicu puting gatal.
Pakar kesehatan mengatakan bahwa puting gatal bisa disebabkan karena kulit kering, stres hingga tanda seseorang memasuki masa menopause. Kondisi itu jika dibiarkan dapat membuat puting mengalami peradangan.
"Tidak jarang puting menjadi tempat peradangan kulit. Kulit (bagian payudara) tipis dan rentan terhadap kekeringan, kelembapan rendah. Stres dalam bentuk apa pun dapat memicu gatal," kata dokter kulit di North Carolina, Beth Goldstein seperti disiarkan Livestrong, Rabu (14/9/2022).
Menurut Mayo Clinic, kulit kering juga kerap terkait dengan kondisi seperti eksim. Kondisi dingin dan berangin juga dapat mengeringkan kulit seseorang, seperti halnya pemanas yang menyerap kelembapan dari udara.
Terlalu lama mandi dengan air hangat bisa menjadi penyebab lain, karena air panas dapat menghilangkan minyak alami yang menghidrasi kulit.
Di sisi lain, penyebab puting gatal lainnya juga karena reaksi alergi ketika kulit bersentuhan dengan iritan. Mulai dari pengaruh deterjen, sabun, losion, atau bahkan mulai memakai jenis kain yang berbeda.
Jika kulit di sekitar puting berwarna merah, gatal, bengkak, bersisik atau bahkan terbakar, kemungkin itu bisa disebabkan oleh kasus dermatitis kontak, menurut Klinik Cleveland.
Sementara itu, penasihat medis di Ohio, Kimberly Langdon menjelaskan bahwa penyebab lain puting gatal adalah kondisi hamil.
Pergeseran hormon dan peregangan kulit selama kehamilan dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap kulit yang gatal dan sensitif, termasuk di bagian puting, menurut
Baca Juga: Tanya Dokter: Kenapa Infeksi Virus Bisa Sebabkan Kanker, Dok?
Menurutnya, rasa gatal ringan selama kehamilan biasanya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi perhatikan jika rasa gatal menjadi intens, terutama saat seseorang mencoba untuk tidur.
Pasalnya, itu bisa menjadi tanda kolestasis kehamilan, komplikasi serius yang memerlukan perhatian medis.
Menopause juga bisa membuat puting seseorang wanita gatal. Saat kadar hormon estrogen tubuh turun, kulit menjadi lebih kering dan tipis sehingga membuatnya lebih rentan terhadap gatal dan iritasi.
Adapun puting yang gatal biasanya bukan pertanda masalah kesehatan utama. Walau begitu, kondisi itu tidak boleh disepelekan karena ada kemungkinan ruam payudara yang gatal atau bersisik menjadi tanda kanker payudara.
Tak terkecuali tanda kanker payudara inflamasi atau penyakit Paget, catat Dr. Goldstein. Kanker ini jarang terjadi, tetapi jika gejala puting atau payudara tidak hilang, maka penting untuk memeriksakannya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Tanya Dokter: Kenapa Infeksi Virus Bisa Sebabkan Kanker, Dok?
-
Ratusan Rumah di Kota Sukabumi Rusak akibat Bencana, Kerugian Ditaksir Rp 7,6 Miliar
-
Ini Daftar Makanan yang Wajib Dihindari Jika Anda Khawatir Terkena Kanker Payudara
-
Awas Bisa Menjalar ke Kaki! Jangan Abaikan Kanker Prostat
-
Kemarin Ramai Misteri Kematian Mahasiswi UNEJ sampai Puting Beliung Robohkan 13 Rumah Warga Banyuwangi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?