Suara.com - Tasya Kamila tengah hamil anak kedua yang kini telah masuk usia janin enam bulan. Berbeda dengan kehamilan pertamanya yang tidak terduga, Tasya mengungkapkan kalau kali ini ia dan suami memang telah merencanakan untuk memiliki anak kedua.
Bahkan ketika Randi Bachtiar, suami Tasya, didiagnosis mengidap kanker dan harus menjalani kemoterapi, pasangan itu memutuskan untuk lakukan pembekuan sperma.
"Saat Randi didiagnosa mengidap lymphoma hodgkin dan harus menjalani treatment, dokter bilang ada kemungkinan kita gak bisa punya anak lagi. Jadi, sebelum chemo dijalani, kita berjaga-jaga dulu dengan melakukan sperm freezing. Supaya kalau memang suamiku infertil setelah treatment, kita bisa lakukan bayi tabung (IVF), kalau mau punya anak lagi," cerita Tasya melalui unggahannya di Instagram belum lama ini.
Setelah Randi dinyatakan sembuh dari kanker, pasangan itu melakukan analisis sperma ke dokter andrologi. Ternyata hasilnya, suami Tasya masih subur bahkan kualitas sperma lebih baik daripada yang sudah dibekukan.
"Sampailah kita di tahun 2022 di mana akhirnya kami memutuskan siap untuk punya anak lagi. Kita rencanain timeline terbaik untuk nambah anak dan mau coba dulu punya anak secara alami," imbuh Tasya.
Merencanakan kehamilan memang biasanya dilakukan sebagai strategi untuk mengatur jarak kelahiran setiap anak. Tapi selain dari itu, ternyata banyak manfaat lain dari perencanaan tersebut. Bahkan manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya dari sisi kesehatan saja.
Dikutip dari Sexual Health Scotland, berikut mabfaat merencanakan kehamilan.
1. Menjadi Sehat
Saat merencanakan kehamilan, tentu sudah ditentukan waktunya. Pada saat itu juga pasangam bisa memiliki kesempatan untuk lakukan gaya hidup lebih sehat terlebih dahulu. Hal itu bisa membuat kehamilan juga persalinan jadi lebih mudah. Merencanakan kehamilan juga akan memberi kesempatan untuk memastikan masing-masing pasangan sehat secara seksual.
Baca Juga: Studi: Bayi dalam Kandungan Dapat Merasakan Makanan yang Dikonsumsi Ibunya
2. Baik untuk Pekerjaan dan Karir
Memiliki anak bisa jadi mengubah sebagian besar tatanan hidup, bahkan bisa jadi mempengaruhi pekerjaan dan karir. Dengan merencanakan kehamilan dapat berikan perbedaan besar pada pekerjaan dan karier. Misalnya, jika sudah lama bekerja di perusahaan tersebut, para ibu dapat mengharapkan kesepakatan yang lebih baik tentang gaji bersalin, cuti berbayar, dan waktu cuti.
3. Keuangan Lebih Stabil
Sebelum memutuskan untuk punya anak, bisa lebih dulu menyisihkan sedikit uang untuk menutupi semua kebutuhan bayi. Hal itu tentu akan lebih mudah dilakukan saat kehamilan direncanakan.
Pasangan juga perlu memikirkan rumah. Jika tinggal bersama orang tua atau saudara, mungkin tidak akan nyaman saat memiliki bayi. Selain itu juga perlu memastikan lingkungan tempat tinggal aman untuk anak.
4. Urusan Keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat