Suara.com - Selain dengan pengobatan rutin, tingginya asam urat rupanya juga dapat diobati dengan air rebusan beberapa jenis daun.
Obat herbal ini akan bekerja dengan menekan pembentukan asam urat sehingga Anda dapat terhindar dari rasa nyeri di bagian sendi terutama jempol kaki.
5 air rebusan untuk menurunkan asam urat
Sifat antioksidan pada beberapa jenis daun di bawah ini berperan penting untuk menurunkan asam urat.
1. Air rebusan daun mangga
Dilansir dari laman how to cure dengan kandungan vitamin A, B, dan C. Serta banyaknya antioksidan seperti fenol dan flavonoid pada daun mangga, air rebusannya dapat dijadikan sebagai obat asam urat.
Untuk mendapat khasiat daun mangga satu ini, Anda bisa melakukannya dengan merebus lima lembar daun mangga dengan 250 cc air. Rebus sampai air berubah warna menjadi kecoklatan atau mendidih.
Minum setidaknya dua kali sehari selagi masih hangat. Cara ini akan membantu Anda menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.
2. Air rebusan ketumbar
Baca Juga: 3 Manfaat Tanaman Kumis Kucing bagi Kesehatan, Bisa Obati Asam Urat
Bukan sebagai penyedap saja, bumbu dapur satu ini rupanya juga bisa membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Khasiat ini tentu tidak terlepas dengan sifat antioksidan pada asam urat.
Caranya, Anda tinggal merebus ketumbar saja lalu konsumsi selagi hangat. Selain menurunkan asam urat, air rebusan ketumbar juga bisa memperbaiki saluran pencernaan.
3. Air rebusan daun salam
Mengutip laman India Herald, daun salam juga bisa Anda jadikan pilihan sebagai obat alami penurun asam urat. Untuk mendapat khasiat ini pun caranya cukup mudah.
- Siapkan 15 lembar daun salam, cuci sampai bersih.
- Setelah itu, rebus daun salam dengan tiga gelas air yang sudah mendidih.
- Tunggu sampai air rebusan tersisa kurang lebih satu gelas.
- Gunakan air rebusan daun salam untuk diminum dua kali sehari.
4. Air rebusan daun kelor
Air rebusan yang dapat digunakan untuk mengobati asam urat selanjutnya berasal dari daun kelor. Dengan kandungan senyawa aktif berupa flavonoid dan alkaloid, daun kelor dapat mencegah pembentukan asam urat.
Berita Terkait
-
3 Manfaat Tanaman Kumis Kucing bagi Kesehatan, Bisa Obati Asam Urat
-
Cara Buat Ramuan Herbal Ampuh Turunkan Asam Urat, Campuran Sidaguri, Jahe, dan Madu
-
Mengenal Penyakit Asam Urat dan Cara Mengobatinya, Hindari Jenis Makanan Ini
-
10 Manfaat Daun Binahong, Mengobati Luka Bakar, Asam Urat hingga Mengatasi Jerawat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini