Suara.com - Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) masih kerap dianggap sepele oleh berbagai pihak, termasuk dari para perusahaan dan pemberi kerja itu sendiri.
Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan pada 2019 terdapat 114 ribu kasus kecelakaan kerja, dan pada 2020 kasus tersebut terjadi peningkatan. Pada rentang januari hingga Oktober 2020, BPJS Ketenagakerjaan mencatat terdapat 177 ribu kasus kecelakaan kerja.
Dalam sebuah keterangannya, menteri ketenagakerjaan indonesia, Ida Fuziah mengatakan bahwa jika angka tersebut dihitung berdasarkan jumlah klaim yang diajukan oleh pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, angka kecelakaan kerja yang sesungguhnya jauh lebih besar. Karena belum semua tenaga kerja menjadi peserta bpjs ketenagakerjaan.
Merespon hal itu, Brawijaya Hospital Saharjo kembali berpatisipasi dalam program BPJS Ketengakerjaan dalam rangka memberikan kemudahan akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam keterangannya, dr. Rusi Muhaimin Syamsi, MM selaku Direktur Operasional Brawijaya Hospital Saharjo menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program dari BPJS Ketenagakerjaan.
“Sebagai salah satu Pusat Layanan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan, Brawijaya Hospital Saharjo berkomitmen untuk membantu semua mitra jika terjadi kecelakaan baik di tempat kerja maupun saat dalam perjalanan menuju tempat kerja dengan dukungan penuh dari BPJamsostek”. Jelas dr. Rusi
“Kami juga mendukung program BPJSTK (BPJamsostek) yaitu program pelayanan pemberian jaminan kecelakaan kerja kepada 1500 pekerja non formil “ Lanjut dr. Rusi.
Pada kesempatan itu pula, dr. Rusi menyebut bahwa Brawijaya Hospital Saharjo sangat terbuka untuk berpartisipasi dalam program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan.
Dengan fasilitas dan layanan yang lengkap, Rusi mengatakan bahwa pihaknya siap melayani para mitra dan peserta BPJS TK baik di Jakarta maupun diluar Jakarta.
Baca Juga: Genap 45 Tahun, BPJamsostek Satukan Semangat Sejahterakan Pekerja
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat