Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) melakukan pendekatan khusus kepada masyarakat pekerja disabilitas di seluruh penjuru tanah air. Pendekatan itu dilakukan melalui dukungan dan sosialisasi saat pemutaran film Tegar di 11 kota secara serentak (22/12).
Film Tegar yang mengisahkan tentang kehidupan anak penyandang disabilitas dalam berjuang dan bertahan hidup, digunakan oleh BPJamsostek untuk meyakinkan bahwa setiap orang khususnya pekerja berhak untuk hidup layak dan sejahtera.
“Kami hadir memberikan dukungan teman-teman disabilitas di manapun berada, kami mau menyampaikan pesan bahwa pekerja disabilitas juga berhak memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan, hak akan kehidupan yang layak dan juga perlindungan ketika mengalami risiko kerja yang mungkin terjadi,” ucap Oni Marbun Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar melalui keterangan persnya.
Oni Marbun menambahkan, dukungan dan sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas yang diberikan undang-undang kepada pihaknya, yaitu melindungi seluruh pekerja tanpa terkecuali.
“Tentu kami menyesuaikan komunikasi kepada setiap segmen pekerja, sehingga kami mengundang teman-teman disabilitas ini untuk hadir menyaksikan film Tegar di 11 kota secara serentak, tujuannya agar mereka aware bahwa ada BPJamsostek yang ditugaskan negara untuk memberikan jaminan dan bantalan sosial kepada mereka,” tambahnya.
Lebih jauh terkait disabilitas Oni menjelaskan, program yang berkaitan erat adalah program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Program ini memberikan layanan berupa Return To Work (RTW) kepada pekerja yang mengalami kecelakaan kerja saat melakukan aktivitas pekerjaannya dan dinyatakan cacat.
“Manfaat yang didapat antara lain itu ada pendampingan petugas kami sejak dinyatakan cacat hingga dapat bekerja kembali, kita melakukan pendampingan end to end process, kemudian ada ortese/ protese, pelatihan kerja, penempatan bekerja hingga monitoring dan evaluasi setelah pekerja tersebut kembali bekerja dalam durasi 6 bulan,” jelas Oni.
Diketahui film Tegar sendiri diluncurkan pada tahun ini dan disutradarai Anggi Frisca. FIlm ini juga dibintangi aktor cilik pendatang baru penyandang disabilitas, M. Aldifi Tegarajasa dan juga beberapa artis ternama Indonesia, seperti Deddy Mizwar, M Adhiyat, dan Sha Ine Febriyanti.
Menutup keterangannya Oni menyampaikan pihaknya menganut customer centric culture, yang artinya BPJAMSOSTEK berkomitmen untuk selalu mengedepankan pelayanan yang optimal kepada seluruh peserta, mulai dari informasi, pendaftaran menjadi peserta hingga saat peserta menerima hak manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan demi mewujudkan customer experience terbaik.
Baca Juga: Mongol Bongkar Cara Sekte Satanic Peroleh Dana: Peredaran Film Porno
“Ujung dari seluruh tugas yang kami kerjakan adalah memberikan kepastian akan jaminan sosial ekonomi ketika peserta kami memiliki risiko dalam bekerja. Untuk itu melalui kampanye “Kerja Keras Bebas Cemas”, kami mengajak semua pekerja apapun profesinya terlebih teman- teman disabilitas, untuk segera mendaftarkan dirinya menjadi peserta, agar ketika risiko itu terjadi, pekerja dan juga keluarga tetap bisa melanjutkan hidup dengan layak dan sejahtera,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Sinopsis Mangkujiwo 2: Kisah Sekte Pesugihan yang Bengis
-
5 Film dan Series Paling Cocok untuk Kamu yang Ingin Belajar Aksen British
-
Ingat Gadis Centil di Film Kabhi Khushi Kabhie Gham? Ini Potret Terbarunya!
-
Membuat Film Pakai Smartphone, Mungkinkah?
-
Duh, Song Hye Kyo Disebut Tua di The Glory, Fotonya Pun Hilang
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang