Suara.com - Jumlah anak muda Amerika dengan diabetes tipe 2 diproyeksikan meroket hampir 700 persen pada tahun 2060 jika tren kenaikan saat ini terus berlanjut, menurut laporan baru yang "mengejutkan" dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Institut Kesehatan Nasional.
Sementara itu, kemungkinan lonjakan hingga 65 persen pada orang muda dengan diabetes tipe 1, menurut studi baru yang diterbitkan dalam jurnal medis American Diabetes Association.
“Penelitian baru ini harus menjadi peringatan bagi kita semua,” kata Dr. Debra Houry, wakil direktur utama CDC, dalam sebuah pernyataan.
“Sangat penting bagi kami untuk memfokuskan upaya kami untuk memastikan semua orang Amerika, terutama kaum muda kami, menjadi yang paling sehat.”
Lebih dari 37 juta orang Amerika — sekitar 1 dari 10 — sudah menderita diabetes yang tidak dapat disembuhkan, menjadikannya penyebab kematian ketujuh di negara ini. Biaya pengobatan rata-rata untuk mereka yang hidup dengan penyakit ini dapat mencapai $16.752 per tahun, menurut data ADA terbaru.
Diabetes tipe 1 – di mana pankreas menghasilkan sedikit atau tidak ada insulin – lebih sering terjadi pada orang di bawah usia 20 tahun di AS. Namun, diabetes tipe 2 - ketika tubuh tidak dapat memproses insulin seperti yang diperlukan - telah "meningkat secara substansial" dalam demografi ini selama dua dekade terakhir, tim peneliti melaporkan.
Selain proyeksi "gelombang" keseluruhan, analisis data berdasarkan ras dan etnis memprediksi "beban yang lebih tinggi" dari diabetes Tipe 2 untuk "pemuda Kulit Hitam, Hispanik/Latin, Asia, Kepulauan Pasifik, dan Indian Amerika/Penduduk Asli Alaska."
Para peneliti mengatakan tingkat pertumbuhan yang "mengkhawatirkan" dapat dipicu oleh banyak faktor - mulai dari diabetes gestasional pada wanita usia subur (karena bayi mereka lebih mungkin mengembangkan penyakit ini) dan prevalensi obesitas masa kanak-kanak yang sudah mendarah daging dalam budaya AS.
“Proyeksi mengejutkan dari studi ini tentang peningkatan diabetes tipe 2 menunjukkan mengapa sangat penting untuk memajukan pemerataan kesehatan dan mengurangi kesenjangan luas yang telah merugikan kesehatan masyarakat,” kata Christopher Holliday, direktur Divisi Terjemahan Diabetes CDC.
Baca Juga: Lawan Diabetes! Begini 7 Cara Mengendalikan Kadar Gula Darah
Komplikasi kesehatan diabetes yang paling umum termasuk penyakit jantung, penyakit ginjal kronis, kerusakan saraf - dan berbagai penyakit lain yang terkait dengan kaki, mulut, penglihatan, pendengaran, dan kesehatan mental.
Sementara itu, penyakit ini dapat meningkat lebih cepat pada orang muda daripada orang dewasa, yang membutuhkan perawatan medis lebih awal, catat para peneliti.
“Pandemi COVID-19 menggarisbawahi betapa pentingnya mengatasi penyakit kronis, seperti diabetes,” tambah Houry. “Studi ini lebih jauh menyoroti pentingnya upaya berkelanjutan untuk mencegah dan mengelola penyakit kronis, tidak hanya untuk populasi kita saat ini tetapi juga untuk generasi yang akan datang.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!