Suara.com - Ilmu Kedokteran Preventif & Regeneratif menggunakan sel punca atau stem cell dinilai sebagai investasi kesehatan yang diklaim mampu memberikan manfaat kesehatan dan harapan bagi si bayi maupun keluarga lainnya di masa depan.
Hal inilah yang juga dirasakan oleh Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dan istrinya, Mufidah JK. Baru-baru ini, pria yang akrab disapa JK tersebut tampak mengunjungi Celltech Stem Cell - Vinski Tower Jakarta untuk melakukan terapi Stem Cell.
Menurut pria 81 tahun tersebut, sejak menjalani terapi stem cell, JK merasakan manfaat luar biasa, dengan kesehatan yang lebih baik dan awet muda. Begitu pula dengan sang istri Mufidah JK yang juga menjalani terapi stem cell.
"Berkat terapi stem cell pada lututnya kini Ibu Mufidah dapat ibadah sholat dengan posisi nyaman dan aktif kembali, bahkan saat diperiksa di Mayo Klinik, beliau tak ada lagi Osteoatritis (OA) pada kedua lututnya," jelas Presiden World Council of Stem Cell (WOCS) Prof. dr. Deby Vinski, M.Sc, Ph.D dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.
Mufidah JK kini juga tetap cantik dan jauh lebih muda dari usianya yang sudah menginjak 80 tahun. Bahkan ia masih lincah berdansa bersama para ibu diiringi lagu daerah.
Celltech Stem Cell Centre sendiri merupakan Bank Stem Cell untuk menyimpan tali pusat bayi yang kemudian diolah di Laboratorium Celltech. Di mana, dengan teknologi quantumnya, stem cell yang disimpan dapat memperbanyak sel dalam waktu yang lebih singkat dan kualitas sel yang jauh lebih berkualitas.
Teknologi ini merupakan suatu teknologi canggih berupa metode yang dilakukan secara closed system dimana sel akan diproliferasi dalam waktu lebih singkat 100-300 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan cara konvensional dan tanpa resiko kontaminasi dan mengurangi human error.
"Stem cell bisa digunakan dikemudian hari untuk kepentingan pengobatan berbagai jenis penyakit degeneratif dan anti-aging," jelas dr. Deby lagi.
Dilaporkan berbagai jurnal ilmiah maupun Riset Kedokteran, stem cell dapat membantu mengatasi lebih dari 80 jenis penyakit seperti diabetes, cerebral palsy, GDD, prader willy, autis, penyakit autoimun, kelainan orthopedi, psteoporosis, osteoarthritis pada lutut dan tulang belakang, trauma luka bakar, multiple sclerosis, lupus, COPD, dementia, alzheimer, parkinson, kanker, men vitality hingga gejala menopause.
Baca Juga: Cak Imin Sambangi Rumah Mantan Wapres Hamzah Haz di Matraman, Bahas Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru