Suara.com - Rebusan daun salam tidak hanya memberikan cita rasa khas pada masakan, tetapi juga menyediakan sejumlah manfaat kesehatan yang penting.
Meski tidak bisa menggantikan pengobatan medis, Anda bisa menggunakannya sebagai perawatan pendukung. Apa saja manfaat rebusan daun salam?
Manfaat rebusan daun salam
Berkat kandungan nutrisinya, berikut adalah berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan dari rebusan daun salam.
1. Menjaga kadar gula darah
Kandungan polifenol yang ditemukan dalam daun salam terbukti dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah. Inilah mengapa rebusan daun salam bisa diberikan pada seseorang dengan diabetes.
Namun, untuk mendapatkan manfaatnya, Anda memang perlu meminumnya secara rutin, jangan satu kali saja.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Berbagai vitamin dan mineral dalam daun salam dapat dimanfaatkan sebagai baha untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Baca Juga: Mampu Menurunkan Risiko Kanker, Ini 5 Manfaat Minum Air Rebusan Serai
Dengan kekebalan tubh yang baik, risiko berbagai penyakit bisa ikut berkurang. Vitamin C, A, dan B6 adalah beberapa vitamin yang bisa Anda dapatkan.
3. Menurunkan kolesterol
Punya kolesterol tinggi? Jika dokter mengizinkan, cobalah minum air rebusan daun salam.
Di dalam air rebusan tersebut terdapat flavonoid yang bisa membantu mengurangi kolesterol jahat.
4. Mengatasi sakit perut
Kembung, nyeri ulu hati, dan sakit perut merupakan beberapa masalah pencernaan yang dipercaya bisa membaik setelah minum rebusan daun salam.
Supaya lebih amph, olah daun salam bersama teh herbal.
5. Mempercepat penyembuhan luka
Senyawa tannin dan flavonoid dalam daun salam dapat membantu mengatasi peradangan yang terbentuk karena luka terbuka.
Namun, selain diminum, manfaat ini akan lebi terasa jika Ada menemplekan daun salam yang sdah dtumbuk ke area sekitar luka.
6. Mengurangi stres
Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, zat linalool dalam daun salam dipercaya dapat membantu mengurangi stes.
Cara merebus daun salam
Saat minum rebusan daun salam, pastikan Anda sudah memisahkann daun sisa rebusan dan airnya.
Pasalnya, makan daun salam utuh justru bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan.
Selain itu, supaya lebih aman, alih-alih membuat rebusan sendiri, lebih baik Anda mencari daun salaam yang sudah diolah dan mendapatkan izin edar BPOM.
Pastikan pula Anda sudah mendapatkan izin dari dokter jika ingin mengonsumsinya bersama obat atau ketika hamil. Seperti itulah manfaat rebusan daun salam dan langkah untuk mendapatka air rebusan yang benar.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia