Mengawali aktivitas pagi juga dianjurkan untuk menyantap makanan terlebih dahulu. Namun beberapa sumber kesehatan menyatakan saat pagi hari kurangi asupan karbohidrat, namun perbanyak protein.
Tak jarang ada beberapa orang yang memilih menyantap telur rebus dengan susu untuk memberikan tenaga di pagi hari.
Hal ini berkaitan juga dengan orang yang memilih mengonsumsi kopi di sela-sela paginya. Setidaknya mengisi perut dengan makanan bergizi bisa mencegah kumatnya asam lambung bagi penderita yang suka dengan kopi.
5. Kelola Waktu di Depan Komputer
Bagi orang yang beraktivitas seharian dengan duduk di depan komputer, mengatur waktu untuk meninggalkan meja kerjanya di sela waktu cukup mempengaruhi tenaga yang ada.
Menatap layar komputer yang sangat lama memicu mata kamu terasa lelah termasuk pikiran yang suntuk. Bahkan parahnya bisa menyebabkan sakit kepala karena otot tegang.
Membuat pola waktu bekerja 20 menit, istirahat 10 menit atau pola lainnya, bisa menjadi pilihan untuk menghindari lelah di pagi hari.
6. Olahraga Teratur
Cara ini memang harus menjadi kebiasaan pekerja untuk dilakukan. Berolahraga selepas bekerja bisa dilakukan secara rutin. Pasalnya dengan metabolisme tubuh yang bagus, termasuk pola tidur yang terjadwal bisa menjadi alternatif otak merangsang tubuh aktif di pagi hari.
Baca Juga: Desak Satgas 'Sikat' Pegawai KPK Pelaku Judi Online, Wapres Maruf Amin: Aturan Harus Ditegakkan!
US Departement of Health and Human Services menyarankan dalam seminggu cukup berolahraga 3-5 kali.
7. Kelola Stress
Mengelola stress adalah salah satu yang perlu dilakukan agar tak menimbulkan insomnia. Dari insomnia atau gangguan tidur ini tentu membuat tenaga manusia terganggu karena waktu tidur yang tak maksimal.
Dengan demikian, mengatur pikiran untuk tenang dalam berbagai hal perlu dibiasakan. Sehingga stress yang bisa dikelola memberikan ketenagan dan juga membantu seseorang untuk beristirahat di malam harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini