Suara.com - Menurunkan berat badan melalui olahraga rutin dan pengaturan pola makan alias diet menjadi cara terbaik. Namun pada beberapa kasus obesitas ekstrem, olahraga dan diet saja tidak cukup untuk membantu menurunkan berat badan.
Ketika program penurunan berat badan tidak berhasil, ada dua pilihan pembedahan yang bisa dilakukan: operasi bariatrik dan liposuction. Menurut dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik dr. Qori Haly, Sp.BP-RE, operasi bariatrik atau potong lambung dilakukan oleh dokter spesialis bedah digestif, sedangkan liposuction dilakukan oleh spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik.
"Apabila program penurunan berat badan tidak berhasil, maka dapat dilakukan pembedahan Bariatrik (potong lambung) yang dilakukan oleh dokter spesialis bedah digestif dan sedot lemak (liposuction) oleh spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik,” imbuh dokter Qori kepada Suara.com, ditulis Rabu (10/7/2024).
Apa Itu Operasi Bariatrik?
Operasi bariatrik adalah prosedur medis yang bertujuan membantu individu dengan obesitas untuk menurunkan berat badan secara signifikan. Beberapa jenis operasi bariatrik termasuk gastric bypass, sleeve gastrectomy, adjustable gastric banding, dan biliopancreatic diversion with duodenal switch.
Operasi ini bekerja dengan mengubah struktur lambung dan usus kecil untuk membatasi jumlah makanan yang bisa dikonsumsi serta mengurangi penyerapan kalori. Biasanya, operasi bariatrik direkomendasikan bagi mereka dengan Indeks Massa Tubuh (BMI) 40 atau lebih, atau BMI 35 dengan kondisi kesehatan terkait obesitas seperti diabetes tipe 2 atau hipertensi.
Apa Itu Liposuction?
Liposuction, di sisi lain, adalah prosedur kosmetik yang bertujuan menghilangkan lemak tubuh yang sulit dihilangkan melalui diet dan olahraga. Dokter Qori menjelaskan bahwa liposuction tidak dilakukan untuk menurunkan berat badan, tetapi untuk mengurangi lapisan lemak di bawah kulit di berbagai bagian tubuh seperti leher, dada, lengan atas, paha atas, bokong, dan perut.
Prosedur ini hanya bisa dilakukan secara bertahap dan tidak ditujukan untuk menghilangkan lemak di dalam rongga perut.
"Liposuction bukan cara untuk menurunkan berat badan tapi untuk mengurangi lapisan lemak dalam yang memungkinkan penurunan massa lemak di tubuh. Namun lemak permukaan tetap ada untuk mempertahankan permukaan kulit rata tidak bergelombang," jelas dokter Qori.
Perawatan Pasca-Tindakan Medis
Meski sudah dibantu dengan tindakan medis seperti operasi bariatrik dan liposuction, penting untuk diingat bahwa lapisan lemak masih bisa bertambah dan menyebabkan obesitas kembali jika tidak menjaga asupan kalori setelah tindakan. Oleh karena itu, dokter Qori mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat dengan memperhatikan makanan dan aktivitas fisik agar terhindar dari obesitas.
Pembedahan seperti operasi bariatrik dan liposuction bisa menjadi solusi bagi mereka yang kesulitan menurunkan berat badan, namun tetap memerlukan komitmen untuk menjalani pola hidup sehat demi hasil yang optimal dan jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa