Suara.com - Asma adalah salah satu penyakit kronis yang umum dialami baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Penyebab utamanya sering kali adalah faktor genetik atau keturunan. Namun, menurut dokter Zaidul Akbar, penggagas Jurus Sehat Rasulullah (JSR), kondisi asma dapat diperburuk jika saluran pencernaan, khususnya usus, tidak dalam kondisi sehat.
Menurut dokter Zaidul Akbar, memperbaiki kondisi usus adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai penyakit, termasuk asma. Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube dokter Zaidul Akbar Official, ia menegaskan pentingnya menjaga kesehatan usus dan pencernaan.
"Kalau seandainya usus dan pencernaan diperbaiki, penyakit akan sembuh dengan sendirinya," jelasnya.
Salah satu metode yang direkomendasikan oleh dokter Zaidul untuk memperbaiki kondisi usus adalah terapi detoksifikasi atau pembersihan usus. Ini bertujuan untuk membuang racun dan sisa makanan yang menumpuk di dalam saluran pencernaan. Salah satu terapi yang disarankannya adalah enema kopi, yaitu teknik yang melibatkan pembersihan usus menggunakan larutan kopi.
Enema kopi berfungsi sebagai pencahar alami, yang dapat membersihkan usus dari racun dan sisa makanan yang belum tercerna dengan baik. Pembersihan usus ini diklaim mampu meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan, yang pada gilirannya dapat meringankan gejala asma.
Manfaat Air Kelapa untuk Pencernaan
Selain enema kopi, dokter Zaidul juga menyarankan penggunaan air kelapa sebagai alternatif detoksifikasi yang efektif. Menurutnya, air kelapa, baik dari kelapa muda maupun tua, memiliki manfaat yang baik untuk membersihkan usus. Namun, dokter Zaidul menekankan bahwa sebaiknya air kelapa yang digunakan adalah air kelapa segar, bukan dalam kemasan.
Ia merekomendasikan campuran air kelapa dengan bahan alami lainnya untuk mendapatkan hasil yang optimal. "Ambil air kelapa, tambahkan madu, tambahkan habbatussauda, diblender atau diaduk. Minum setiap hari, pagi dan malam, itu salah satu cara untuk memperbaiki pencernaan kita," jelas dokter Zaidul.
Ramuan Herbal untuk Mengatasi Asma
Baca Juga: Lagi Berjuang Lawan Kanker, Qomar Tetap Semangat Kejar S3
Selain detoksifikasi usus, dokter Zaidul Akbar juga menyarankan penggunaan rempah-rempah atau herbal tertentu yang bersifat volatile atau dapat menguap, karena sifat ini membantu meredakan gejala asma. Beberapa rempah yang disarankan antara lain jahe, sereh, lengkuas, dan kapulaga, yang memiliki aroma kuat dan dipercaya efektif untuk mengatasi masalah pernapasan.
"Rempah-rempah yang bersifat volatile sangat baik untuk digunakan mengatasi asma. Misalnya jahe, sereh, bunga lawang, kapulaga, dan lengkuas. Rebus semua bahan ini dan minum airnya setiap hari. Tambahkan madu untuk hasil yang lebih baik," tambahnya.
Habbatussauda: Herbal Berkhasiat untuk Asma
Habbatussauda, atau jintan hitam, juga menjadi salah satu bahan yang sangat disarankan oleh dokter Zaidul untuk penderita asma. Herbal ini sudah dikenal dalam pengobatan tradisional sejak zaman dahulu, dan telah terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu meredakan gejala asma. Habbatussauda dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, seperti dijadikan jamu atau ditambahkan ke dalam ramuan herbal lainnya.
Pola Hidup Sehat sebagai Kunci Utama
Selain menjalani detoksifikasi dan mengonsumsi herbal tertentu, dokter Zaidul juga menekankan pentingnya menjalani pola hidup sehat secara menyeluruh untuk mengelola asma. Asma tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti pencernaan, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti polusi udara dan gaya hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu, ia menyarankan agar penderita asma memperhatikan kebersihan lingkungan, menghindari polutan, serta menjaga pola makan yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal