Suara.com - Belakangan, lari maraton tengah digandrungi masyarakat. Bahkan, tak sedikit yang sampai mengikuti lomba lari maraton di luar negeri. Berapa kalori yang terbakar saat lari maraton ini?
Seperti olahraga lainnya, lari maraton jelas bermanfaat untuk membakar kalori dan mencapai tujuan dalam penurunan berat badan. Namun, diketahui bahwa ada beberapa variabel yang berperan dalam menentukan berapa banyak kalori yang terbakar saat lari maraton. Adapun variabel-variabel tersebut meliputi jenis kelamin, usia, berat badan, laju metabolisme basal, lingkungan tempat lari maraton, dan kecepatan lari.
Mungkin masih ada sebagian orang yang belum tahu berapa banyak kalori yang terbakar saat lari marathon. Nah untuk mengetahuinya, mari simak berikut ini penjelasannya lengkap dengan cara lebih banyak membakar kalori saat lari.
Kalori yang Terbakar Saat Lari Maraton
Pelari rata-rata membakar sekitar 100 kalori per mil saat lari. Misal jika jarak lari marathon 26,2 mil, maka ini setara dengan pembakaran kalori rata-rata lebih dari 2.600 kalori. Hebatnya, ini melebihi asupan kalori harian yang direkomendasikan untuk pria dan wanita. Itu artinya, lari maraton bisa secara signifikan membantu penurunan bobot, lho.
Cara Membakar Lebih Banyak Kalori Saat Berlari
Ada beberapa cara agar bisa lebih banyak membakar kalori saat lari. Adapun beberapa caranya sebagai berikut:
1. Lari Interval: metode lari ini menggabungkan lari cepat berintensitas tinggi dengan lari lambat/jogging dalam sekali sesi latihan. Cara kerja metode lari ini dengan mengulangnya beberapa kali secara singkat dan intens
2. Lari di Bukit: Berlari menanjak dapat menantang otot dan dapat meningkatkan pembakaran kalori. Kamu bisa masukan list rute berbukit ke dalam rutinitas lari dan rasakan manfaatnya.
Baca Juga: Penting! Ini Tips Persiapan Fisik Jelang Maraton
3. Ubah Rute Lari: Jika terbiasa lari di luar ruangan, maka cobalah untuk mertimbangkan mengubah rute rute dengan lebih banyak tanjakan atau medan yang bervariasi. Jika lebih suka lari menggunakan treadmill, sesuaikan kecepatannya.
4. Manfaatkan Jam Tangan Kebugaran: Cobalah untuk beli jam tangan kebugaran yang memungkinkan kamu untuk memantau berpa banyak kalori yang terbakar saat lari. Ini dapat membantu dalam mengukur kemajuanmu saat lari .
Demikian ulasan mengenai berapa banyak kalori yang terbakar saat lari marathon lengkap dengan cara membakar lebih banyak kalori saat lari.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?