Suara.com - Demensia adalah gangguan penurunan fungsi otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, pemikiran, dan kemampuan berbicara. Kondisi ini sering dikaitkan dengan usia lanjut, namun bisa dicegah melalui gaya hidup sehat. Beberapa aktivitas yang sederhana tapi efektif dapat membantu menjaga kesehatan otak, sehingga risiko demensia dapat dikurangi.
Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tulungagung dengan situs pafitulungagung.org, menjaga fungsi otak sejak dini sangat penting untuk kesehatan jangka panjang.
Berikut adalah empat aktivitas yang bisa dilakukan untuk mencegah demensia di usia tua:
1. Rutin Berolahraga
Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk otak. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berlari, atau berenang dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan memperkuat jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki risiko lebih rendah terkena demensia. Latihan fisik juga membantu mengurangi stres, menjaga kualitas tidur, dan meningkatkan suasana hati, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan otak.
2. Melatih Kemampuan Kognitif
Seperti halnya tubuh, otak juga perlu dilatih agar tetap kuat. Aktivitas yang merangsang pikiran seperti bermain teka-teki, membaca buku, atau belajar keterampilan baru dapat membantu memperkuat koneksi antar sel otak.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering melibatkan diri dalam aktivitas yang melibatkan pemikiran kreatif dan pemecahan masalah memiliki risiko lebih rendah mengalami penurunan kognitif. Selain itu, belajar hal-hal baru bisa memperluas pengetahuan dan menjaga otak tetap aktif.
3. Menjaga Interaksi Sosial
Keterlibatan sosial adalah aspek penting dalam menjaga kesehatan mental dan mencegah demensia. Berinteraksi dengan teman, keluarga, atau bergabung dengan komunitas dapat mengurangi risiko isolasi sosial yang sering menjadi pemicu gangguan kognitif.
Studi menunjukkan bahwa orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat cenderung memiliki fungsi otak yang lebih baik. Melakukan aktivitas bersama seperti menghadiri acara sosial atau bahkan sekadar mengobrol dapat merangsang otak dan memperkuat ingatan.
4. Pola Makan Sehat dan Seimbang
Asupan nutrisi yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Pola makan seimbang yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, ikan berlemak, dan minyak zaitun, seperti yang dianjurkan dalam diet Mediterania, dapat membantu melindungi otak dari kerusakan.
Baca Juga: Penting! 5 Keistimewaan Merawat Anjing yang Ternyata Bisa Menangkal Demensia
Makanan yang kaya antioksidan, vitamin, dan asam lemak omega-3 dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang sering kali menjadi penyebab gangguan otak seperti demensia. Selain itu, membatasi asupan gula, garam, dan makanan olahan juga penting untuk mencegah gangguan metabolisme yang dapat mempengaruhi fungsi otak.
Kesimpulan
Mencegah demensia bisa dimulai dengan langkah-langkah sederhana yang berfokus pada menjaga kesehatan otak. Dengan rutin berolahraga, melatih kemampuan kognitif, menjaga interaksi sosial, dan mengonsumsi makanan sehat, risiko penurunan fungsi otak bisa diminimalkan. Memulai kebiasaan ini sejak dini akan sangat membantu menjaga kualitas hidup di usia tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional