Suara.com - Air rebusan daun salam merupakan minuman herbal yang terbuat dari merebus daun salam dalam air. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, daun salam mengandung banyak nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat rebusan daun salam antara lain membantu menstabilkan glukosa, mengatasi masalah pencernaan seperti kembung dan gas, serta memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri.
Waktu terbaik untuk mengonsumsi air rebusan daun salam sangat penting untuk memaksimalkan manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Berikut adalah tiga waktu yang disarankan:
- Pagi Hari Sebelum Sarapan
Mengonsumsi air rebusan daun salam di pagi hari sebelum sarapan dapat membantu mempersiapkan sistem pencernaan untuk hari yang baru. Ini juga memberikan kesempatan bagi tubuh untuk menyerap nutrisi secara optimal sepanjang hari.
- Sore Hari
Minum air rebusan daun salam pada sore hari, menjelang waktu berbuka puasa bagi yang menjalankan puasa, dapat membantu mengatasi rasa lapar dan memberikan energi tambahan. Ini juga bermanfaat untuk menenangkan pikiran setelah seharian beraktivitas.
- Malam Hari Sebelum Tidur
Mengonsumsi air rebusan daun salam sebelum tidur dapat membantu merelaksasi tubuh dan pikiran, serta meningkatkan kualitas tidur.
Kandungan senyawa seperti linalool dalam daun salam berfungsi untuk mengurangi stres dan kecemasan, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi sebelum tidur.
Dengan mengikuti waktu-waktu ini, Anda dapat memanfaatkan khasiat dari air rebusan daun salam secara maksimal, termasuk manfaatnya dalam mengontrol tekanan darah, meningkatkan pencernaan, dan meredakan stres.
Berita Terkait
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
Kesehatan Mental Generasi Muda: Antara Tantangan dan Layanan Pemerintah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini